oleh

Setahun Tak Digaji, Kamtibmas Seuneubok Pangou Dituduh Jual Lembu Milik Desa

Aceh Timur, Akuratnews.com – Kisah ini bukan khayalan, tapi memang terjadi. Sudah lebih dari setahun, seorang aparat Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) Gampong Seuneubok Pangou, Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur tidak dibayar gajinya oleh Keuchik (Kepala Desa) gampong tersebut.

Hal ini langsung diutarakan disampaikan sang petugas yang bernama Mansyari ini kepada wartawan Kamis (7/2.

Kepala Desa, dikatakannya sudah setahun tidak membayar upah kerjanya.

“Sejak tahun 2018 silam. Pak Keuchik juga tidak pernah memberi alasan yang jelas kepada saya, namun dengan penuh keangkuhan hal itu selalu dikatakannya dihadapan orang banyak,” beber Mansyari.

Bukan hanya gaji yang tidak dibayar, semua bantuan desa yang menjadi hak Mansyari pun di pangkas oleh oknum Keuchik tersebut.

“Pak Keuchik pernah mengatakan saat rapat di Meunasah (Balai Desa) bahwa gaji saya tidak akan dibayar lagi. Saat saya datang ke rumahnya untuk meminta gaji, Keuchik bilang disuruh minta sama polisi,” lanjut Mansyari.

Dirinya juga mengaku pernah dianggarkan bantuan rehab rumah dari dana desa. Tapi itu juga tak kunjung diberikan oleh sang Keuchik.

“Harapan saya kepada Keuchik Gampong Pangou, jangan persekusi saya seperti ini, saya juga masyarakat Pangou yang wajib mendapatkan perlakuan yang sama dengan masyarakat lainnya,” pungkas Mansyari.

Sementara itu, Sekretaris Gampong Pangou Sudirman mengatakan, dirinya tidak tahu jika gaji Kamtibmas di desanya ada yang belum dibayar. Ia menjelaskan untuk tahun 2018 gaji Kamtibmas diangarkandari dana desa.

“Kalau ada gaji Kamtibmas yang belum dibayar saya tidak tahu, itu silahkan dikonfirmasi langsung dengan Keuchik. Namun tahun 2018 ada dianggarkan untuk gaji Kamtibmas Desa Seuneubok Pangou yang berjumlah 3 orang,’ jelas Sudirman.

Di hadapan Mansyari, saat dikonfirmasi hal ini melalui telepon seluler, Keuchik Gampong Pangou, Idris membenarkan.

“Benar, karena dia ada mencuri lembu gampong satu. Kalau mau diperjelas masalah itu datang ke Gampong jangan diselesaikan di jalan. Bilang dulu sama dia, yang penting nanti sampai di Polres dia harus sanggup mempertanggungjawabkannya, karena ini menyangkut masalah hukum,” tandas Idris dalam bahasa daerah kepada awak media.

Ia juga akan melaporkan Mansyari ke pihak yang berwajib atas kasus penyelewengan dana Badan Usaha Milik Gampong (BUMG).

”Saya telah koordinasi dengan polsek setempat untuk memeriksa dia terkait masalah penipuan dana BUMG,” jelas Keuchik Seunebok Pangou.

Mansyari yang mendengar pernyataan keuchik tersebut langsung membantah.

“Saya tidak terima dikatakan pencuri, karena lembu tersebut dijual atas persetujuan keuchik sendiri. Bahkan Pak Keuchik yang mengeluarkan surat jual beli lembu tersebut,” bantah Mansyari.

“Bagaimana saya dikatakan pencuri kalau lembu BUMG tersebut dijual atas persetujuan beliau, saya tidak habis fikir dengan pernyataan pemimpin seperti itu,” pungkas Mansyari. (Iqbal)

Loading...

Komentar

News Feed