Sidang Perdana Kadis Kominfo Lamongan Terancam 20 Tahun

Photo : terdakwa mantan Kadis Kominfo Lamongan Erfan Salim saat duduk kursi pesakitan. (Arief,akuratnews)

Sidoarjo,akuratnews. Dugaan korupsi dana pengembalian belanja atau dana cashback langganan Telkom tahun 2015 - 2016 yang menyeret Kepala Dinas (Kadis) Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kabupaten Lamongan Jawa Timur, Erfan Salim menjalani sidang pertamanya di Pengadilan Negeri (PN) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya pada hari Kamis (15/11/2018).

Sidang yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Dede Suryaman SH. MH., dengan agenda pembacaan surat dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Lamongan, Heri Pamungkas SH, dan Rudy Kurniawan SH, itu menyebutkan, terdakwa terbukti melakukan praktik tindak pidana korupsi

pada dana pengembalian dari pihak PT Telkom Cabang Lamongan. Di mana sebelumnya Kantor Pengelolahan Data Elektronik (KPDE) telah bekerja sama dengan Telkom, di antaranya terkait langganan WiFi, Astinet dan lainya dari PT Telkom Cabang Lamongan Tahun 2015-2016.

Dalam pengembalian atau cashback dana belanja langganan layanan internet dari PT Telkom seharusnya dikembalikan masuk ke rekening Diskominfo atau ke Kas Daerah (Bank Jatim). Namun, realisasinya dana cashback senilai sekitar Rp 150 juta masuk ke rekening Bank Mandiri atas nama pribadi yakni Kepala Diskominfo Erfan Salim. Dengan ini terdakwa didakwa primer pasal  2 ayat (1) junto pasal 18 UU Tipikor, subsidernya pasal 3 junto pasal 18 UU Tipikor atau pasal 8 dengan ancaman 20 tahun penjara.

"Terdakwa diancam primernya pasal 2 ayat (1) dan subsidernya pasal 3 atau pasal 8 undang-undang tipikor dengan ancaman 20 tahun penjara,"terang, Heri Pamungkas SH saat ditemui akuratnews usai persidangan pada hari Kamis (15/11/2018).

Disinggung apakah ada indikasi tersangka lain dalam kasus ini Heri Pamungkas menyatakan, "sejauh ini masih pelaku tunggal,"pungkasnya. (Arief)

Penulis:

Baca Juga