‘Sidoarjo Cinta Papua’ Digelar Kadin dan Pemkab Sidoarjo

Ketua Kadin Sidoarjo, H. Ahmad Roid saat menyerahkan cinderamata kepada Bupati Sidoarjo, H. Saiful Ilah seusai kegiatan senam 'Sajojo' bersama dan deklarasi 'Sidoarjo Cinta Papua' di Alun-alun Sidoarjo. (foto dok. Akuratnews.com)

Sidoarjo, Akuratnews.com - Sidoarjo cinta Papua, mendukung sepenuhnya keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), menjunjung tinggi Bhinneka Tunggal Ika serta menolak sikap diskriminasi dan rasisme.

Itulah petikan deklarasi 'Sidoarjo Cinta Papua' yang dibaca dalam kegiatan bertajuk "Senam Cinta Papua", digelar Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sidoarjo kerja sama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo, bertempat di Alun-alun Sidoarjo, Minggu (29/9/2019).

Pembacaan deklarasi tersebut dipimpin Bupati Sidoarjo, H. Saiful Ilah didampingi Wakil Bupati Sidoarjo, H. Nur Ahmad Syaifuddin, Ketua DPRD Sidoarjo, H. Usman, jajaran Forkopimda, seluruh Kepala OPD di lingkungan Pemkab Sidoarjo dan pengurus Kadin Sidoarjo serta diikuti ratusan masyarakat Sidoarjo.

Kegiatan senam bersama dengan iringan lagu daerah Papua berjudul 'Sajojo' dan pembacaan deklarasi 'Sidoarjo Cinta Papua' itu digelar sebagai bentuk kepedulian sesama anak bangsa.

Menariknya, senam 'Sajojo' bersama itu salah seorang instrukturnya putra asal Papua berstatus pelajar di Sidoarjo, juga puluhan pelajar putri dari Papua pun tampak mengikuti senam tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Saiful Ilah sangat mengapresiasi terselenggaranya kegiatan senam bersama sekaligus deklarasi 'Sidoarjo Cinta Papua' itu.

"Mari kita pererat persatuan, menjunjung tinggi Bhinneka Tunggal Ika, berbeda-beda tetapi tetap satu Indonesia. Kami sangat sayang dan cinta kepada rakyat Papua, Papua harus kembali aman dan damai. Kita semua menyatu dan memiliki hak yang sama sebagai Bangsa Indonesia. Tidak ada lagi diskriminasi," ajaknya.

Selanjutnya, Bupati Saiful Ilah meminta para gerakan pengacau dituntaskan secara bijak dan Papua dikembalikan menjadi bagian dari Indonesia.

“Masyarakat Papua merupakan bagian dari Indonesia dan suku Papua adalah suku kita juga. Mari kita ber-Bhineka Tunggal Ika, karenanya kita tolak rasisme,” tandasnya. (*)

Penulis: Wachid Yulianto
Editor: Hugeng Widodo

Baca Juga