SILPA Kabupaten Bogor Tidak Mencapai Rp 800 Miliar

Bupati Bogor, Nurhayanti

Bogor, Akuratnews.com - Bupati Bogor Nurhayanti optimis Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (SILPA) di tahun ini tidak lagi mencapai Rp 1 triliun lebih seperti yang terjadi dua tahun terakhir. Rabu (18/01/17)

Saat di konfirmasi Akuratnews.com melalui Telepon, Orang nomor satu di Bumi Tegar Beriman itu mengatakan, menurut perkembangan terakhir di mana serapan anggaran sebesar 92,9 persen dari APBD sebesar Rp 5,79 triliun. Maka dirinya perkirakan angka SILPA di bawah Rp 800 miliar.

"Dengan jumlah serapan anggaran tersebut, kami yakin SILPA di tahun ini akan menurun, perkiraan penurunan angka SILPA di bawah Rp 800 miliar". Ujarnya

Nurhayanti menambahkan, SILPA ini turun karena beberapa faktor, yaitu over target pendapatan, efesiensi serapan, efesiensi tahap lelang pengerjaan dan belanja, serta pekerjaan pembangunan yang meluncur di tahun 2017 ini.

"Pemerintah Kabupaten Bogor over target pendapatan sebesar Rp 127 miliar, lalu ada efesiensi di beberapa sektor dan juga pekerjaan yang meluncur di tahun 2017, di mana ada yang tinggal bayar, pekerjaan yang diberikan waktu tambahan 50 hari kerja dan diberikan denda. Seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sudah berusaha semaksimal mungkin agar jumlah SILPa menurun," terangnya.

Selain angka SILPA yang menurun, Pemerintah Kabupaten Bogor juga mendapatkan pembayaran piutang dari Pemerinah Pusat.

"Selain APBD murni tahun 2017, kita juga mendapatkan pembayaran piutang dari Pemerintah Pusat sebesar Rp 177 miliar. Uang ini direncanakan untuk membayar gaji ke 13 dan 14 PNS Kabupaten Bogor yang jumlahnya mencapai lebih dari 20.000 orang," tutup Nurhayanti. (Toro)

Penulis:

Baca Juga