oleh

Sindir Prabowo Malas Kampanye, Begini Cuitan Andi Arief

Jakarta, Akuratnews.com – Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief menilai Prabowo Subianto malas-malasan untuk berkampanye, sedangkan sisa waktu kampanye hanya enam bulan lagi.

“Ini otokritik: Kalau dilihat cara berkempanyenya sebetulnya yang mau jadi Presiden itu @sandiuno atau Pak Prabowo ya. Saya menangkap kesan Pak Prabowo agak kurang serius ini mau jadi Presiden,” tulis Andi lewat akun Twitternya, @AndiArief_, Jumat (12/10/2018).

Menurut Andi, sisa waktu enam bulan sangatlah pendek. Seharusnya Prabowo mampu memanfaatkannya untuk mengenal rakyat, bertemu langsung menyampaikan visi dan misi sehingga bisa menyelesaikan permasalahan rakyat Indonesia.

Selain itu kata dia, lawan Prabowo di Pilpres 2019 mendatang adalah Petahana Joko Widodo (Jokowi). Dimana lanjut dia, Jokowi bukanlah orang yang mudah untuk dikalahkan.

“Enam bulan adalah waktu yang terlalu pendek dalan politik. Pak Prabowo harus keluar dari sarang Kertanegara, kunjungi rakyat, sapa, peluk cium dan sampaikan apa yang akan dilakukan kalau menang di tengah ekonomi yang sulit ini,” kata dia.

“Kenapa Prabowo harus segera turun keliling? Pertama, lawan incumbent harus kerja keras. Kedua, bulan Desember harus mengejar 40 persen. Ketiga, berharap ekonomi memburuk saja belum menjamin kenaikan elektabilitas. Keempat, pilpres ini memilih Presiden, maka Presidennya yang aktif,” ulasnya.

Sindir Prabowo lewat media sosial, Andi justru mengatakan ini adalah momen yang tepat bagi Prabowo untuk kampanye keliling Indonesia. Apalagi parpol koalisi pengusung Jokowi tengah disibukkan dengan mencari dukungan suara demi lolos ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold/PT).

“Pasti banyak yang gak suka soal kritik saya atas males-malasan Pak Prabowo keliling aktif ke Indonesia ini. Tapi percayalah kalau direnungkan bagaimana mungkin kemenangan mengejar orang yang malas?” cuit Andi.

“Mumpung partai-partai pendukung Pak Jokowi sibuk untuk lolos PT ketimbang urus Pak Jokowi, harusnya Pak Prabowo aktif keliling, menembus Indonesia mendulang suara. Hanya dengan bertemu rakyat maka pintu Istana akan terbuka,” tutur dia. (Rhm)

Komentar

News Feed