SK Pembebasan Bersyarat John Kei Dicabut

Jakarta, Akuratnews.com - Akhirnya, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) mencabut pembebasan bersyarat sementara atas John Kei, Sabtu (27/6).

Kepala Bagian Humas dan Protokol Ditjen PAS Rika Aprianti menjelaskan, John Kei sudah dijadikan tersangka oleh polisi dalam tindak pidana pasal 55 KUHP jo pasal 340 KUHP pada 21 Juni 2020.

John Kei sendiri selama ini menjadi binaan dan pengawasan Pembimbing Kemasyarakatan Balai Pemasyarakatan (PK Bapas) Bogor

Rika menjelaskan, PK Bapas Bogor telah berkoordinasi dengan unit Jatanras Polda Metro Jaya sejak 21 sampai 22 Juni 2020.

“PK Bapas juga melakukan BAP terhadap John Kei sebagai Klien Pemasyarakatan Bapas Bogor pada 24 Juni 2020,” jelasnya.

Lanjutnya, pada 25 Juni 2020 digelar Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) Bapas Bogor yang menghasilkan dua putusan.

Pertama, John Kei telah melakukan pelangaran ketentuan saat menjalankan masa Pembebasan Bersyaratnya dengan telah ditetapkannya sebagai tersangka.

Kedua, TPP Bapas Bogor merekomendasikan pengusulan pencabutan SK Pembebasan Bersyarat John Kei.

“Maka berdasarkan rekomendasi Sidang TPP, Kepala Bapas Bogor mengeluarkan Surat Keputusan Pencabutan Sementara Pembebasan Bersyarat atas nama John Refra alias John Kei No: W10.PAS.6-PK.01.05.02-238,” ungkapnya.

Bapas Bogor kini sudah mengusulkan kepada Direktorat Jenderal Pemasyarakatan untuk Pencabutan Pembebasan Bersyarat John Kei yang tertuang dalam surat bernomor W11.PAS.33-PK.01.05.02-2382.

"Saat ini menunggu proses pencabutan Pembebasan Bersyarat dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan” imbuhnya.

Sebelumnya, Menkumham Yasonna Laoly telah menyebut, jika terjadi pelanggaran dalam pembebasan bersyarat, John Kei bakal mendapat tambahan hukuman.

“Jadi nanti dia di samping menjalankan hukuman lama kemudian ditambah dengan tindak pidana baru,” kata Yasonna di Gedung DPR, Jakarta, Senin (22/6).

Penulis: Rianz
Editor:Redaksi

Baca Juga