Skandal Korupsi Rp10 Miliar Merebak, Eks Pimpinan Cabang BRI Manukan Diperiksa Kejari Surabaya

Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Surabaya, Heru Kamarullah. (Foto: Samsul Arifin/Akuratnews)

Surabaya, Akuratnews.com - Kejaksaan Negeri Surabaya memanggil eks Kepala Cabang Bank BRI Manukan Kulon Surabaya, Nur Azzah Karim pada hari Senin (9/9/2019). Dari info yang berhasil dirangkum akuratnews panggilan tersebut terkait dengan dugaan perkara  korupsi Kredit Modal Kerja (KMK) senilai Rp 10 miliar yang kian merebak.

Atas panggilan itu, Nur Azzah Karim mendatangi gedung Kejaksaan Negeri Surabaya sekitar pukul 11:00 WIB dan langsung menuju ruang pemeriksaan Pidana Khusus dengan didampingi Penasehat Hukumnya.

Kasi Pidsus Kejari Surabaya, Heru Kamrullah membenarkan pemanggilan tersebut, yang bersangkutan (Nur Azzah Karim) dipanggil sebagai saksi karena pada posisi sebagai pengambil kebijakan terhadap sejumlah debitur BRI Cabang Manukan Kulon Surabaya yang mengajukan permohonan KMK.

"Termasuk melakukan verifikasi data debitur hingga menentukan angka kredit yang dicairkan ke para debitur," tutur, Kasi Pidsus, Heru Kamrullah pada Akuratnews.com, Senin (9/9/2019).

"Sampai saat ini Nur Azza Karim diperiksa masih sebagai saksi," pungkasnya.

Hingga berita dibuat pemeriksaan masih berlangsung. Belum ada pernyataan resmi dari Nur Azza Karim terkait pemeriksaan hari ini.

Perkara ini berawal dari adanya program pemberian Kredit Modal Kerja (KMK) Ritel Max Co di BRI Cabang Manukan Kulon tahun 2018.

Modus dalam kasus ini dengan identitas yang diduga palsu seperti legallitas usaha yakni, Surat Izin Usaha Penerbitan Perusahaan (SIUPP) dan Tanda Daftar Perusahaan (TDP) dengan tujuan untuk me-mark up anggunan yang dimohonkan. (*)

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Hugeng Widodo

Baca Juga