SMP Tingkat Kecamatan Satarmese Gelar Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional

Peserta Tari SMPN V Pongkor Satarmese.Foto: Aristo|Akuratnews.

Akuratnews-SMP setingkat Kecamatan Satarmese menggelar perlombaan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Tahun 2022, dengan bertajuk tema "Memuliakan Kearifan Lokal Menembus Dunia". Kegiatan yang berlangsung di UPTD SMPN 12 Paka Satarmese ini, dibuka langsung oleh Sekretaris Satarmese Mikael Ojang S.E sebagai perwakilan pemerintah Kecamatan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kordinator Pendidikan wilayah Satarmese Fransiskus Jebau S.Pd dan Sejumlah Kepala Sekolah, perwakilan Bapa Ibu guru pendamping, serta puluhan siswa didik yang ikut serta dalam perlombaan.

Marsi Ngera selaku ketua pantia perlombaan Festival menjelaskan kegiatan ini diagendakan berdasarkan hasil rapat di Dinas Pendidikan Kabupaten Manggarai. Dan ini adalah program Nasional.

Ketua Panitia, Marsianus Ngera, S.Pd Foto: Aristo|Akuratnews.

"Kegiatan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional tingkat Kecamatan Satarmese ini, berdasarkan hasil rapat di Dinas Pendidikan Kabupaten Manggarai, Festival ini diselenggarakan dari Tingkat kecamatan, baru hasil seleksi di kecamatan akan dikirim ke Kabupaten. Dan untuk tingkat kecamatan kemarin seluruh Kepala Sekolah digelar rapat koordinasi dan kesepakatannya Festival ini diadakan di SMPN 12 Satarmese", ungkapnya, Kamis 4 Agustus 2022.

Marsi melanjutkan, Festival ini bentuk Kegiatan berbasis intelektual melalui minat dan bakat siswa. Karenanya, menurut Marsi peserta lomba memaksimal mungkin mengeluarkan potensi diri, dan memanfaatkan peluang ini dengan sebaik mungkin sebab ini adalah ruang proses belajar yang baik.

"Tujuan dari kegiatan ini menggali potensi siswa di Kecamatan Satarmese dalam bidang ekstra Kulikuler sehingga diharapakan siswa tidak hanya berkosentrasi pada bidang Akademik saja, tapi diluar itu juga harus kita gali, salah satu cara menggali potensi siswa dengan menyelenggarakan festival ini. Dan ini adalah program Nasional tentu saja kami patut taat dan saya kira ini program sangat baik dilaksanakan, sehingga kamipun turut serta ambil bagian untuk menyelenggarakan kegiatan ini", ungkapnya.

Lanjut Marsi, Festival ini diikuti oleh 11 Sekolah dari total 12 sekolah yang ada di wilayah Tingkat Satarmese. Dan jenis perlombaan dalam Festival dalah nyanyi solo dan Tari.

Penyanyi Solo Maristela Anjela Palma Siswa SMPN 12 Satarmese. Foto:Aristo|Akuratnews

"Perlombaan dalam Festival ini ada dua, yaitu Nyanyi Solo dan Tari. Untuk Tari berjumlah maksimal lima orang. Sementara, untuk peserta dalam festival ini semestinya diikuti oleh 12 sekolah, namun yang ikut hanya 11 sekolah. Dan satu Sekolah yang mengundurkan diri, yaitu SMP 17 Satarmese, dengan alasan internal mereka, dan itu tidak bisa dipaksakan karena tergantung kewenangan sekolah masing-masing", ungkap Kepala Sekolah SMPN 12 Satarmese ini.

Diapun menjelaskan, dalam perlombaan ini peserta akan mendapat piagam penghargaan. Yang nantinya yang terbaik akan kirim ke Kabupaten.

"Tentunya Yang Juara satu sampai empat akan mendapat penghargaan. Sementara yang dikirim ke Kabupaten yang memperoleh peringkat satu", tuturnya.

Karena itu dia berharap, Program ini dijadikan sebagai Program Reguler dan diagendakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Manggarai untuk masuk dalam Kalender Pendidikan.

"Harapannya kegiatan ini masuk dalam kalender Pendidikan yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Manggarai. Karena itu harapannya dijadikan Program Reguler sehingga ada waktu yang cukup untuk persiapan termasuk anggaran pendanaan sejak awal dan masuk di RKAS BOS", ujarnya.

Marsipun menyampaikan terimakasih atas segala persiapan dan hingga pelaksanaan Festival ini berlangsung. Termasuk partisipasi dari seluruh Sekolah SMPN di Wilayah Satarmese.

"Sebagai ketua pelaksana, saya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang sudah ambil bagian dalam menyukseskan kegiatan ini. Semoga kegiatan ini berjalan dengan baik", pungkasnya.

Sementara Kordinator Pendidikan wilayah Satarmese Fransiskus Jebau, S.pd menerangkan, Festival ini ajang menggali potensi bakat dan skil siswa. Menurutnya di wilayah SMP Satarmese, banyak siswa memiliki potensi luar biasa dalam bidang seni. Karena itu, ajang Festival ini adalah media sebagai saluran bakat.

"Festival ini diadakan pertama kali setelah Pandemi Covid 19. Dan ini sangat luar biasa. Ajang ini tentunya dalam rangka menggali minta bakat anak siswa secara berjenjang. Disini banyak punya potensi luar biasa, karena itu festival dan lomba seni siswa Nasional ini media yang menunjukan kemampuan di bidang seni. Harapannya setelah tingkat perlombaan di kecamatan bisa tampil di Kabupaten dan seterunya"
ungkapnya.

Team Juri, Ano Andal (kiri), Tedi Ohar (Tengah) dan Febri Wiko (Kanan). Foto: Aristo|Akuratnews

Untuk diketahui Juri dalam kegiatan ini adalah Febri Wiko, (Guru SMA 2 Langka Rembong), Ano Andal (Guru SMAK St. Maria Iteng), dan Bapa Tedi Ohar (Pensiunan Guru SD).***

Penulis: Aristo Waku

Baca Juga