Soal Larangan Cadar, Ketum GP Ansor Ingatkan Menag Gak Usah Aneh-aneh

Yaqut, apresiasi Presiden Joko Widodo tidak intervensi Polri.
Yaqut, apresiasi Presiden Joko Widodo tidak intervensi Polri.

"Pelajari dulu itu radikalisme, terorisme ideologinya seperti apa? Berhubungan enggak sama cara berpakaian orang? Gak usah aneh-aneh lah saya kira,"

Jakarta, Akuratnews.com - Kontroversi pernyataan menteri Agama Fachrul Razi yang merekomendasikan terkait wacana larangan bercadar dan bercelana cingkrang untuk aparatur sipil negara (ASN) dengan alasan demi keamanan direspon keras sejumlah tokoh politik tanah air. Salah satunya adalah Ketua Umum GP Ansor, Yaqut Cholis Quomas.

Terlebih alasan Fachrul melarang cadar untuk menjaga keamanan berangkat atas insiden penusukan mantan Menko Polhukam Wiranto. Yaqut pun angkat bicara.

Yaqut menyebut menteri agama perlu belajar lagi soal radikalisme dan kaitannya dengan cara berpakaian seseorang. Dia khawatir Menteri Agama malah membuat aturan yang tidak perlu untuk hal yang tidak dia pahami.

"Pelajari dulu itu radikalisme, terorisme ideologinya seperti apa? Berhubungan enggak sama cara berpakaian orang? Gak usah aneh-aneh lah saya kira," ujar Yaqut di Gedung Nusantara, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, lansir situs politik, Kamis (31/10/20/2019).

Yaqut menyebutkan, cadar merupakan budaya Arab. Tetapi, perlu diingat juga bahwa Indonesia dimerdekakan atas perjuangan lintas budaya dan agama. "Sah-sah aja dong kalau ada budaya Arab, ada budaya Cina, Jawa dan lain-lain. Sebaiknya saling menghargai, itu lebih penting," tandasnya.

Selain Yaqut, pernyataan keras juga dilontarkan juru bicara PA 212, Novel Bamukmin. Novel bahkan menegaskan jika wacana pelarangan itu terealisasikan, Novel meminta kaum Muslimah agar tidak segan-segan melaporkan Menag Fachrul Razi ke Kepolisian Setempat.

"Melarang pemakaian cadar itu adalah tindakan pelanggaran HAM juga melanggar Pancasila, UUD 45, Bhineka Tunggal Ika serta mengancam keutuhan NKRI," tandas Novel. (*)

Penulis: Hugeng Widodo
Editor:Ahmad Ahyar

Baca Juga