Soal Raibnya Rp 1,6 Milyar Uang Pemprovsu, Ini Perkembangannya

Medan, Akuratnews.com - Perkembangan baru dalam penanganan raibnya uang Pemprov Rp 1,6 miliar hingga saat ini masih menjadi tanda tanya berbagai kalangan. Namun Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menyebut bahwa sudah ada perkembangan dalam kasus tersebut.

Edy menegaskan dilakukannya evaluasi di internal terkait pengambilan uang secara tunai. Pengambilan secara tunai, sebutnya, memang diperbolehkan dalam Peraturan Gubernur (Pergub).

"Kita akan selesaikan, kita akan evaluasi. Memang Pergub-nya juga menyatakan bahwa boleh dengan secara terbatas tunai. Tetapi itu dalam rangka untuk mempermudah yang bersifat teknis," kata Edy kepada wartawan di usai pelantikan anggota DPRD Sumut, Senin (16/9/2019).

Begitu juga pihak Inspektorat, melakukan pemeriksaan secara internal terkait prosedur pengambilan uang Rp 1,6 miliar yang raib dari dalam mobil yang diparkir di halaman kantor gubernur.

"Melalui kepolisian, kita sama-sama, kita cari. Sudah ada tanda-tanda kita temukan. Nanti kita buktikan apa yang sebenarnya terjadi," ujar Edy.

Sebelumnya, informasi didapat, Polisi masih menyelidiki kasus hilangnya uang Rp 1,6 miliar milik Pemprov Sumatera Utara (Sumut). Pemeriksaan saksi masih dilakukan. 6 orang saksi dalam kasus raibnya uang Rp 1,6 miliar dari mobil yang terparkir di halaman kantor gubernur Sumut ini sudah diperiksa.

"Kita masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa pelakunya," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha Prawira, Sabtu (14/9/2019).

Seperti diketahui, uang Rp 1,672,985,500 hilang dari di dalam mobil bernomor polisi BK 1875 ZC sekitar pukul 19.00-20.00 WIB, Senin (9/9/2019).

Didepan sejumlah wartawan, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Kabag Humas) Setdaprovsu, M Ikhsan mengatakan, uang senilai Rp 1.672.985.500 itu rencananya akan didistribusikan kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Uang itu sebagai honor untuk penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019.

"Uang ini untuk honor TAPD, atau Tim Anggaran Pemerintah Daerah," ucap Ikhsan di lantai 2, Kantor Gubsu Selasa (10/9/2019) Sore.

Baca Juga