Soal Sekolah Buka Lagi, Jabar Belum Ambil Sikap

Bandung, Akuratnews.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) belum mengambil sikap dan keputusan apapun terkait pembukaan kembali aktifitas sekolah.

Untuk diketahui, 15 daerah memberlakukan adaptasi kebiasaan baru (AKB) atau the new normal mulai Senin (1/6).

Namun, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut, pihaknya tidak akan terburu-buru mengambil keputusan terkait pembukaan kembali aktifitas belajar mengajar di sekolah.

"Khusus untuk sekolah belum boleh (buka) sama sekali walaupun sudah ada zona biru, karena kami akan meneliti lebih mendalam,” tutur Ridwan Kamil di Bandung, Minggu (31/5).

Pria yang akrab disapa Kang Emil ini mengatakan, jumlah siswa yang mencapai jutaan jiwa, dan ribuan sekolah menjadi pertimbangannya. Karena yang terpenting, mengutamakan keselamatan para siswa selama pandemi Covid-19 masih terjadi.

“Ini anak-anak harus paling utama kita (pikirkan) keselamatannya. Jadi, dari pentahapan AKB ini sekolah mungkin yang terakhir (dibuka),” kata Emil.

Ia pun memastikan jika seluruh indeks kewaspadaan Covid-19 menyatakan situasinya, sudah aman dan tidak ada lagi ancaman penyebaran maka pihaknya akan membahas untuk kembali membuka aktifitas sekolah. Selama belum ada keputusan, pihaknya menetapkan aktifitas belajar dilakukan secara daring di rumah.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Dewi Sartika, juga mengaku pihaknya juga masih tergantung pada Kementerian Pendidikan Nasional yang saat ini masih menunggu keputusan Satgas Percepatan Penanggulangan Covid-19.

“Pak Menteri Nadiem ancar-ancar semester awal harus mulai di bulan Juli, tapi pertama kali masuk sekolahnya di tanggal berapa harus nunggu informasi Satgas Covid Pusat,” kata Dewi.

Namun, Disdik Jabar tetap akan jalan dengan adaptasi protokol kesehatan di sekolah terutama SMA/SMK/SLB kabupaten/kota yang menjadi urusan Pemda Provinsi Jabar. Protokol kesehatan ini akan menjadi pedoman bagi guru, siswa, dan orang tua agar tidak tertular virus.

Penulis: Rianz
Editor:Redaksi

Baca Juga