Soal SIM “Seumur Hidup”, PKS Dinilai Hanya Cari Sensasi Politik

Jakarta, Akuratnews.com - Pernyataan Wakil Ketua Tim Pemenangan Pemilu (TPP) PKS, Almuzzammil Yusuf soal janji politik partainya yang akan memberlakukan surat izin mengemudi (SIM) seumur hidup dianggap tidak mendasar. PKS juga dinilai hanya mencari sensasi politik belaka.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Road Safety Association (RSA) Indonesia, Ivan Virnanda bahwa dengan kebijakan SIM yang ada saat ini membuat pengendara di jalan akan tetap dalam kontrol Pemerintah melalui perpanjangan per 5 tahun.

"Politik keselamatan jalan memang bukan hal yang menjanjikan dari sisi finansial. Tapi, korban nyawa yang hilang akibat kecelakaan lalu lintas sampai saat ini memiliki angka 30 ribu nyawa per tahun. Ini sama saja dengan tiga nyawa per jam setiap harinya," kata Ivan dalam keterangan tertulisnya, Jumat (23/11/2018).

Angka tersebut menurutnya melebihi korban kecelakaan transportasi udara maupun laut.
Ivan lantas menegaskan pengujian keterampilan dan pengetahuan mengenai lalu lintas jalan adalah hal yang mutlak dimiliki oleh seluruh pengguna jalan.

Pihaknya menilai PKS tidak serius dalam penanganan keselamatan jalan di Indonesia. "Kami dengan tegas menolak janji kampanye murahan ini, yang akhirnya bisa menambah potensi kecelakaan lalu lintas yang lebih tinggi di kemudian hari," pungkas Ivan. (Ysf)

Penulis:

Baca Juga