Sowan PWNU DKI, Pengusaha Nadhliyin Ibukota Sinergikan Kekuatan Ekonomi Umat

Jakarta, Akuratnews.com - Melihat masih terbukanya sejumlah potensi serta niat ingin menggerakan ekonomi keluarga nadhlyin membuat Pengurus Wilayah Himpunan Pengusaha Nadhliyin DKI Jakarta (PW HPN DKI Jakarta) segera bergerak.

Lewat sowan sekaligus audiensi dengan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama DKI Jakarta (PWNU DKI Jakarta), organisasi pengusaha nadhliyin di ibukota ini mencoba mensinergikan sejumlah hal yang berpotensi menggerakan ekonomi umat.

"Banyak hal yang bisa disinergikan, kehadiran kami ini diharapkan bisa ikut berkolaborasi khususnya untuk menggerakan ekonomi keluarga Nadhlyin,'" ujar Ketua PW HPN DKI Jakarta, Samsul B Ibrahim usai audiensi di Jakarta, Kamis (4/2).

Dijelaskan Samsul, tujuan strategis dari audiensi ini, kedepannya agar bisa menggerakan ekonomi umat.

"Tantangan kita ke depannya adalah bagaimana meningkatkan UMKM naik kelas," jelas Samsul.

Ketua PWNU DKI Jakarta, Syamsul Ma'arif mengaku kehadiran pengurus PW HPN DKI Jakarta ini bisa menjadi awal dan salah satu jalan guna menuntaskan masalah ekonomi yang dirasa semua lapisan masyarakat, termasuk warga Nadhliyin.

"Masalah ekonomi jadi problem semua masyarakat, termasuk problem warga Nadhliyin. Saya berharap sinergi ini nantinya bisa langsung bisa dipraktekan di tengah masyarakat. Digerakan sejak muda sebagai upaya penguatan ekonomi," ujar Syamsul.

Langkah konkrit ini, imbuh Syamsul dimulai dari keprihatinan yang biasanya akan melahirkan sebuah kekuatan.

"Kita ingin konkrit aja, apa yang dibutuhkan banyak orang, bisnis kuliner misalnya.. Bisnis seperti ini kan tetap dibutuhkan karena basic need, tidak goyah oleh krisis," ujarnya lagi.

Pengurus PW HPN DKI Jakarta bersama Ketua PWNU DKI Jakarta, Syamsul Ma'arif saat audiensi.
Pengurus PW HPN DKI Jakarta bersama Ketua PWNU DKI Jakarta, Syamsul Ma'arif saat audiensi.

Sedangkan perwakilan Milenial Merah Putih Indonesia (MMPI), Syaiful Anwar Noris menyebut, pihaknya ikut konsern dalam PW HPN DKI Jakarta lantaran melihat potensi anak muda dalam pengembangan ekonomi cukup signifikan.

"Kaum muda banyak berusaha di bidang ekonomi kreatif dan UMKM, kita mendorong dan berharap mereka bisa naik kelas," ujar Syaiful.

Atan, pelaku usaha di bidang kopi yang ikut hadir dalam audiensi ini menambahkan, saat ini dirinya melihat peran pemerintah juga diperlukan guna membantu pemberdayaan ekonomi anak muda dan UMKM.

"Kita menunggu dorongan pemerintah untuk membantu memulihkan perekonomian nasional dan global," ujar pemilik kopi Abah ini.

Penulis: Rianz
Editor:Redaksi

Baca Juga