Momentum May Day 2021

SPIM akan Sampaikan Aspirasi Buruh di Morowali

Ketua Serikat Pekerja Industri Morowali (SPIM) Afdal, S.Pd./Wardi Bania/AKURATNEWS
Ketua Serikat Pekerja Industri Morowali (SPIM) Afdal, S.Pd./Wardi Bania/AKURATNEWS

AKURATNEWS - Dalam rangka memperingati hari buruh atau biasa disebut May Day 2021, Serikat Pekerja Industri Morowali (SPIM) akan menyampaikan aspirasi buruh Morowali yang rencananya dilaksanakan di Alun-Alun Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Morowali, pada esok hari, Sabtu, 1 Mei 2021.

Menurut Ketua SPIM, Afdal, S.Pd, rencana penyampaian aspirasi tersebut, diawali dengan surat pemberitahuan aksi tertanggal, 27 April 2021, yang disampaikan kepada pihak Kepolisian Resort (Polres) Morowali.

"Setingan awal itu unras tpi saat masukan surat pemberitahuan, pihak polres dan pemda memberikan pertimbangan covid agar tdk aksi dikantor IMIP dan menawarkan utk penyampaian aspirasi di Alun-Alun-Alun Rujab Bupati Morowali," beber Afdal.

Ada sejumlah tuntutan terkait problem buruh di Morowali saat ini yang akan sampaikan, baik kepada pihak perusahaan IMIP maupun kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Morowali.

Diantaranya, untuk perusahaan SPIM menuntut, agar segera memberlakukan cuti normal, menolak sistem kerja 3 soft 3 regu, hilangkan aturan siluman dan stop PHK sepihak, resign paksa dan mutasi sepihak.

"Kepada pihak pemerintah menuntut, pencabutan UU Ciptaker beserta PP turunannya. Dan meminta agar melindungi Hak Dasar kaum Buruh : THR, Upah Layak Nasional, K3 dan APD, Jaminan sosial, Hapus Sistim Kerja Kontrak dan Outsourchig," ungkapnya.

Selain itu, tambah Aafdal, pihaknya juga menuntut untuk Stop PHK masal bedalih pandemi dan lindungi jaminan kepastian bekerja bagi seluruh rakyat Indonesia.

Selanjutnya, pemerintah diminta untuk memberikan perlindungan bagi rakyat miskin semasa pandemi Covid-19 berupa bantuan sosial dan Vaksin gratis.

"Hentikan tindakan represifitas dan kriminalisasi kepada rakyat dan lindungi demokrasi sejati bagi seluruh rakyat. Mendesak Pemda Morowali agar melakukan evaluasi terkait pelaksanaan hasil kesepakatan antara pihak Aliansi Buruh-Rakyat Bersatu dengan pihak perusahaan yang di fasilitasi oleh Pemda Morowali," pungkasnya.***

Penulis: Wardi Bania

Baca Juga