Stoned, Band Berjuluk Nirvana dari Abad 21, Merilis Single Terbaru Terhempaskan Waktu

Jakarta, Akuratnews.com - STONED adalah band Alternative Rock Indonesia asal Kota Depok yang didirikan oleh Fajar Akbar pada tahun 2013. Karena tidak ingin dikenal sebagai musisi solo, maka Fajar Akbar awalnya memilih nama Stone And The Generator menjadi nama band.

Pada awalnya Stone And The Generator adalah one-man project, hingga pada akhirnya Malik, dan Ophenk bergabung bersama Stone And The Generator di tahun yang sama.di bulan September 2013, Stone And The Generator merilis mini album perdananya yang berjudul “memory” dengan hits single “Complicated”.

Lagu “Complicated” dipilih menjadi single karena mewakili karakter musik Stone And The Generator dengan nuansa music Rock era 90an akhir hingga era awal 2000an. Mini Album ini juga cukup laris di kalangan komunitas Rock di Kota Depok.

Selang lima tahun tepatnya di tahun 2018 sejak dirilisnya mini album pertama, Stone And The Generator merubah nama dan formasinya, yang semula bernama Stone And The Generator berubah menjadi STONED dan perubahan Formasi dengan pergantian drummer dari Ophenk di gantikan dengan Kiki, lalu menambah satu gitaris yaitu Dedi. Pada tahun 2017 STONED merilis single baru yang berjudul “Menaklukan Aku”.

Lagu “Menaklukan Aku” menandakan warna baru dalam musik STONED yang lebih fresh dan lebih luas, dengan memasukan nuasa musik post grunge dimana Creed, Nickelback, Puddel Of Mudd, dan Seether sebagai band-band yang menjadi influence. STONED tetap membahas tentang cinta pada lirik lagu tersebut namun tidak cengeng dalam memainkannya.

Lagu “Menaklukan Aku” terbukti menjadi single yang cukup mumpuni untuk STONED karena hanya dengan bermodalkan single tersebut STONED beberapa kali di undang untuk Perform di TV Lokal dan beberapa Radio Lokal, Streaming lalu acara-acara talk show streaming.

Dua tahun setelah gebarakan Single Menaklukan Aku, kini STONED kembali dengan merilis single terbaru berjudul “Terhempaskan Waktu”. Pada single “Terhempaskan Waktu” STONED tetap mengangkat tema cinta dimana dalam single “Terhempaskan Waktu” menceritakan tentang keterpurukan seseorang yang harus berusaha melupakan pasangannya.

Walaupun bertema cinta STONED mengemas musiknya dengan nuasa musik rock yang luas, tetap dengan dasar musik post grunge namun di perluas lagi dengan memasukan sedikit groove yang khas dari musik Nu Metal.

Jika di dengarkan lagu “Terhempaskan Waktu” kita akan seperti terbawa nostalgia pada musik Alternative Rock di awal era 2000an. Untuk penggarapan single “Terhempaskan Waktu” STONED mengerjakannya di Ridge Music Studio dan mempercayakan Kevin Ridge sebagai Sound Engineer.

Single “Terhempaskan Waktu” dapat dinikmati di berbagai portal digital antara lain iTunes, Spotify, Deezer, Joox, dan layanan music streaming lainnya.

Fajar Akbar mengatakan "bahwa single terbaru Stoned musiknya adalah gambaran musik nirvana jika Nirvana masih ada.

Ketika di tanya bagaimana dengan julukan Stoned sebagai Nirvana di abad ke 21, Fajar Akbar dan para personil Stoned kompak mengatakan "kami hanya memainkan musik yg kami suka yaitu Grunge dan kami menggabungkan dengan genre lain yang kami suka, seperti hard rock dan Nu metal, jika orang2 menjuluki kami sebagai Nirvana abad ke 21 silahkan saja jika itu pantas dan kami kira kami memang melakukannya.

Penulis: Redaksi

Baca Juga