Suara Golkar di Pilkada Depok Tak Solid

Depok, Akuratnews.com- Suara partai berlambang pohon beringin (Golkar) pada ajang Pemilihan Kepala Daerah Kota Depok 2020 tak lagi solid mendukung paslon 1.

Hal itu ditandai adanya anggota Golkar yang membelot dan tak patuh pada keputusan partai dan justru mendukung paslon 2 di Pilkada Depok.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah Golkar Farabi El Fouz tak menampik realita tersebut. Farabi justru menganggap kejadian itu hal biasa saja.

"Biasa saja. Terlebih bukan kader aktif ditingkat Kecamatan apa lagi di DPD," ujar Farabi kepada Akuratnews.com, Selasa,(13/10/2020).

Dijelaskan Farabi, sesuai keputusan partai, sesuai anggaran dasar anggaran rumah tangga saksinya sudah jelas. "Untuk yang membelot ya sanksi tegas. Terberat pemecatan dan pencabutan KTA partai," katanya.

Menurutnya, Golkar tetap akan jadi partai yang miliki akar rumput yang kuat dan pastikan ratusan ribu suara Golkar akan dikerahkan untuk pasangan Pradi-Afifah.

"Golkar adalah Golkar yang tetap kuat diakar rumput. Jelas dong Golkar tetap stick to the plan. Hampir 100 ribu suara akan kita arahkan ke paslon pradi-afifah," ungkap Farabi.

Dia menuturkan, kaitan pemenangan paslon nomor urut 1 di Pilkada Depok, Golkar sudah miliki dua strategi yakni udara dan darat.

Untuk strategi darat, lanjutnya, Golkar akan turun ke bawah, door to door melalui struktur partai dari DPD tingkat Kota Depok sampai ketingkat Rukun Warga.

Sedang, masih kata Farabi, strategi udara, Golkar menumpuh cara via media sosial, banner, baliho, spanduk dan lainya dan masih banyak sekali.

"Golkar Depok juga ikut dibantu anggota dari fraksi Golkar Bekasi yang menggempur Kota Depok membantu DPD Golkar Depok," tutupnya.

Seperti diketahui, sebelumnya seorang anggota DPD Golkar Kota Depok di wilayah Cipayung Amsori AR secara gamblang mengakui dirinya mendukung paslon 2.

Dukungan Amsori pada paslon 2 dilatar belakangi anggapan keberhasilan Mohommad Idris penuhi janji selama menjabat Wali Kota Depok saat masih berdampingan dengan Pradi Supriatna sebagai Wakil Wali Kota.

Sebagai kader DPD Golkar Depok, Amsori juga diklaim pihak DPD Golkar sebagai anggota yang sudah tak aktif sejak dua tahun lalu di tingkat DPD dan Kecamatan.

Penulis:

Baca Juga