Subdit Resmob Polda Metro Jaya Tangkap Kelompok Penipu Via Telepon

Jakarta, Akuratnews.com - Subdit Resmob Polda Metro Jaya menangkap kelompok penipu Sindrap dengan modus via telepon yang menirukan suara orang lain.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, mencontohkan pelaku dengan menelpon orang tua murid yang mengaku sebagai dokter.

"Pelaku M menelepon orang tua murid sebagai dokter, menerangkan bahwa anaknya ada pendarahan di kepala jatuh di kamar mandi. Kemudian pelaku meminta kepada korban untuk menelepon guru sekolah untuk menyakinkan. Ketika korban menelepon ke sekolah, pelaku M dapat meniru suara sebagai guru perempuan," terang Argo di Polda Metro Jaya, Jumat (19/7/2019).

Pelaku M yang berperan sebagai dokter menghubungi korbannya via Telepon dan mengatakan bahwa anak korban dari kamar mandi dan sekarang dalam kondisi tidak sadarkan diri dan mengeluarkan darah dari telinganya, dikarenakan kepala bagian belakang mengalami benturan keras.

Korban di minta membeli alat yang hanya ada di Apotik Farmasi Jaya dan menyuruh korban untuk segera menghubungi ke Apotik Farmasi Jaya tersebut, agar jangan sampai terlambat pemasangan alat tersebut ke anak korban karena bisa mengakibatkan gegar otak dan lupa ingatan.

"Korban disuruh mentransfer sejumlah uang dengan alasan untuk membeli alat kedokteran. Karena panik korban disuruh transfer untuk membeli alat untuk pendarahan di kepala seharga Rp 17,5 juta," terang Argo

Pelaku lain yang berinisial AZ berperan memantau, hasil melakukan penipuan tesebut. Dan peran pelaku AZ juga mengecek atau menelpon korban, apakah uang sudah ditranfer atau belum. "Sedang pelaku A, berperan mencari data orang tua murid yang menjadi korban," tambah Argo.

Para tersangka berinisial M (27), AZ (38) dan A (27) ditangkap di sebuah apartemen. Mereka menyewa apartemen dari hasil beberapa kali menipu. "Mereka menyewa apartemen seharga Rp 35 per tahun," tandas Argo.

Tersangka. dikenakan Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 4 dan Pasal 5 Juncto Pasal 2 ayat (1) huruf r dan atau z UU RI Nomor 8 tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Penulis: Eddy
Editor: Yandi Permana

Baca Juga