Suhu Medan 35 Celcius, Warga Kesulitan Air Bersih

Medan diperkirakan masih akan dihinggapi hawa panas. (HSP/Akuratnews)
Medan diperkirakan masih akan dihinggapi hawa panas. (HSP/Akuratnews)

Medan, Akuratnews.com - Diketahui dalam beberapa hari belakangan ini cuaca panas mulai melanda Kota Medan dan sekitarnya. Kondisi ini membuat masyarakat mulai mengurangi akrifitas diluar ruang mereka.

Selain suhu udara meningkat dan curah hujan yang sedikit dan tidak merata memberi dampak pada ketersediaan air bersih yang didistribusikan kepada masyarakat.

Kepala Sekretaris Perusahaan PDAM Tirtanadi Jumirin menjelaskan hal tersebut kepada wartawan beberapa hari lalu menanggapi banyaknya laporan pelanggan terkait air mati di beberapa wilayah pelayanan PDAM Tirtanadi.

Diakuinya, beberapa hari lalu kota Medan memang dilanda hujan hampir setiap hari. Namun ternyata berbanding terbalik dengan cuaca di beberapa kawasan di Kabupaten Karo seperti Rumah Sumbul, Laubeng Klewang, Puang Aja dan Lau Kaban yang merupakan kawasan sumber air baku Instalasi Pengolahan Air (IPA) Sibolangit.

Akibatnya, kapasitas produksi IPA Sibolangit mengalami penurunan antara 80 – 100 liter per detik. Normalnya kapasitas produksi IPA Sibolangit 600 liter per detik namun saat ini hanya 500 – 520 liter per detik saja.

“Akibat musim kemarau yang melanda wilayah sumber air di Kabupaten Karo selama 1 bulan terakhir ini, kapasitas produksi IPA Sibolangit mengalami penuruan,” kata Jumirin.

Menurunnya kapasitas produksi IPA Sibolangit, lanjut Jumirin, mengakibatkan berkurangnya pasokan air kepada pelanggan di beberapa wilayah pelayanan PDAM Tirtanadi terutama wilayah pelayanan yang pasokan airnya bersumber dari IPA Sibolangit.

Mengantisipasi kejadian seperti ini akan berulang setiap tahunnya, maka untuk program jangka pendek PDAM Tirtanadi akan membangun Sumur Bor di Perumahan Puri Adam Malik kapasitas 10 l/d sedangkan untuk jangka panjang, PDAM Tirtanadi akan membangun Instalasi Pengolahan Air (IPA) Pancur Batu kapasitas 40 liter per detik, ungkap Jumirin.

Berdasarkan prakiraan Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan, suhu udara di Kota Medan dan sekitarnya terhitung mencapai 35 derajat celcius.

Kepala Bidang Data dan Informasi BBMKG Wilayah I Medan, Syahnan, Kamis (16/8/2018) mengungkapkan khusus terjadi di siang hari suhu udara akan terasa panas, karena mencapai 35 derajat celcius.

Syahnan menjelaskan, suhu udara yang terjadi di Kota Medan umumnya berlangsung di kisaran 25 hingga 35 derajat celcius. Hal ini berlaku selama tiga hari kedepan sejak hari ini Kamis (16/8/2018) suhu udara mulai berlangsung di kisaran 23 drajat celcius hingga 35 drajat celcius.

"Meskipun udara dirasa panas, namun hujan lokal akan terjadi pada siang hari dan hujan ringan pada malam hari" jelasnya.

Pada Jumat (17/8/2018), lanjut Syahnan, suhu udara diprediksi mulai berlangsung di kisaran 25 drajat celcius hingga 35 drajat celcius. Pada hari ini hujan lokal juga diperkirakan terjadi siang hari dan hujan ringan pada malam hari.

Sementara Sabtu (18/8/2018), suhu udara diprediksi mulai berlangsung di kisaran 24 drajat celcius hingga 35 drajat celcius. Pada hari ini, hujan lokal diperkirakan dapat berlangsung sejak siang hingga dini hari.(HSP)

Penulis:

Baca Juga