Sultra Rancang ‘Bus Laut’ Rangkai Kepulauan Wakatobi

Kepala Dinas Perhubungan Sultra, Hado Hasina

Kendari, Akuratnews.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) merancang pengadaan 'bus laut' sebagai angkutan massal yang bisa merangkai kepulauan Wakatobi yang terdiri dari empat pulau besar. Keempat pulau besar tersebut masing-masing Pulau Wangiwangi, Kaledupa, Tomia dan Binongko.

Kepala Dinas Perhubungan Sultra, Hado Hasina kepada wartawan di Kendari, Rabu (5/4/17) mengatakan, Dishub Sultra merancang pengadaan 'bus laut' untuk menunjang pengembangan destinasi pariwisata Wakatobi yang saat ini telah menjadi salah satu dari sepuluh destinasi pariwisata unggulan Indonesia selain Bali.

“Bus laut' akan sangat efektif untuk sarana angkutan umum yang merangkai empat pulau besar di Kabupaten Wakatobi. Dengan sara transportasi tersebut, para wisatawan sudah dapat mengujungi seluruh pulau di kawasan pariwisata Wakatobi,” kata Hado.

Bupati Wakatobi, Aruhawi Ruda dalam keterangan terpisah mengungkapkan bawah tahun ini Pemerintah Kabupaten Wakatobi akan membangun kapal cepat untuk merangkai empat pulau besar di kabupaten itu. Menurutnya, kapal cepat yang akan dibangun tersebut berkecepatan 42 knot per jam.

“Dengan kapal tersebut, para wisatawan, baik domestik maupun mancengara akan lebih mudah menjangkau semua obyek wisata yang ada di empat pulau besar di Wakatobi,” katanya.

Menurut Aruhawi, selama ini para wisatawan, hanya mengunjungi pulau Hoga di Kaledupa dan One Mombaa di Tomia setelah mendarat di Pulau Wangiwangi, ibukota Kabupaten Wakatobi.

Pada hal jelas Aruhawi, hampir seluruh wilayah Kabupaten Wakatobi seluas 1,5 juta hektar, menawarkan keindahan yang luar biasa bagi para wisatawan. Di alam bawah laut kawasan kawasan Taman Nasional Laut Wakatobi, dihuni sebanyak 750 jenis terumbu karang dan 942 jenis ikan serta beragam jenis biota laut lainnya.

“Bahkan, ada pulau di Wakatobi bernama Pulau Runduma yang dapat menghilangkan segala penyakit yang diderita ketika berada di pulau tersebut,” katanya.

Selama ini kata dia, pulau tersebut tidak pernah dikunjungi para wisatawan karena jaraknya cukup jauh dari Wangiwangi, ibukota Kabupaten Wakatobi. Dengan kapal cepat yang akan dibangun nanti, pulau tersebut sudah bisa dikunjungi para wisatawan, baik wisatawan nusantara maupun mancanegara.

“Di Pulau Runduma, selain bisa memanjakan diri dihamparan pasir putih, pengunjung juga dapat menyaksikan ribuan penyu atau kura-kura yang hidup di wilayah pesisir pulau tersebut,” katanya. (May)

Penulis:

Baca Juga