17 Nyawa Melayang di China

Sup Kelelawar Diduga Jadi ‘Sarang’ Virus Corona

Beijing, Akuratnews.com - Baru-baru ini, sebuah wabah yang diakibatkan oleh virus Corona yang popular disebut pula virus Wuhan ini sudah merenggut 17 nyawa di China.

Virus ini dikabarkan juga telah menyebar ke beberapa negara. Beberapa bandara, termasuk di Indonesia pun telah siaga mendeteksi masuknya virus ini lewat penumpang yang tiba dari luar negeri, khususnya China.

Kemunculan virus Corona atau coronavirus diduga disebarkan dari sup kelelawar, sebuah makanan yang populer di Wuhan.

Para ahli percaya kelelawar buah bisa menjadi 'tuan rumah' bagi virus mematikan tersebut. Para ilmuwan percaya perantara yang tidak diketahui diduga telah menyebarkan penyakit misterius tersebut.

"Tuan rumah alami coronavirus Wuhan bisa jadi kelelawar. Tetapi antara kelelawar dan manusia mungkin ada perantara yang tidak diketahui," ujar para ilmuwan seperti dilansir South China Morning Post, Rabu (22/1).

Sup kelelawar mulai diduga sebagai biang munculnya virus di Wuhan setelah gambar-gambar masakan yang mengganggu itu menyebar secara online. Sebuah gambar video aneh menunjukkan kelelawar yang menyeringai dengan bagian dalamnya yang matang mengambang di antara kaldu dalam mangkuk sebelum dikonsumsi oleh seorang perempuan.

Video juga memperlihatkan seorang perempuan memasukkan salah satu makhluk itu ke dalam mulutnya dengan sumpit sambil makan bersama teman-teman yang menunjukkan reaksi yang sama.

Berita tentang sup kelelawar muncul ketika Kantor Luar Negeri Inggris memperingatkan warga Inggris untuk tidak melakukan perjalanan ke Wuhan di tengah kekhawatiran wabah tersebut.

Kota Wuhan saat ini ditutup atau diisolasi karena virus terus menyebar. Pemerintah Kota Wuhan mengatakan semua jaringan transportasi perkotaan ditutup. Penerbangan keluar dari kota itu mulai ditangguhkan pada pukul 10.00 hari Kamis (23/1).

Pemerintah kota juga mendesak warga untuk tidak meninggalkan Wuhan tanpa keadaan khusus. Pemerintah pusat China mengonfirmasi ada 571 kasus virus sejauh ini dan 17 kematian.

China juga mengonfirmasi sekitar 20 pekerja medis telah terinfeksi. Angka aktual dari dampak virus ini kemungkinan akan jauh lebih tinggi, di mana para ahli virologi terkemuka memperingatkan miliaran orang bisa berisiko terinfeksi.

Otoritas China telah memerintahkan pemberhentian untuk keluar-masuk Wuhan, dan mobil-mobil telah diblokir masuk oleh para pejabat.

Profesor Neil Ferguson, direktur Pusat Penelitian Medis untuk Analisis Penyakit Infeksi Global, mengatakan perkiraan jumlah yang terinfeksi virus corona di Wuhan adalah sekitar 4.000 orang.

Penulis: Rianz
Editor:Redaksi

Baca Juga