Survei LSI : Elektabilitas Airlangga Hartarto sebagai Capres 2024 Masih Tinggi

Airlangga Hartarto
Airlangga Hartarto

AKURATNEWS - Laboratorium Suara Indonesia (LSI) menyebutkan, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto masih menjadi pertama dalam pemetaan suara masyarakat terhadap kondisi politik dan ekonomi menjelang Pemilu 2024.

Tak hanya Mengukur penilaian dan dukungan publik terhadap prinsip dan sistem demokrasi serta institusi politik nasional, LSI juga melakukan penelitian survei kondisi sosial, politik, ekonomi dan hukum serta keamanan di Indonesia.

Direktur Eksekutif, Laboratorium Suara Indonesia (LSI) Albertus Dino S.Phil menyebutkan, survei ini bertujuan, untuk mengukur ketertautan (engagement) dan partisipasi politik warga setahun menjelang Pemilu 2024 dengan menggunakan kaca mata publik calon pemilih.

"Mengukur penilaian dan dukungan publik terhadap prinsip dan sistem demokrasi serta institusi politik nasional," kata Albertus dalam keterangannya, Minggu, 26 Juni 2022.

Metodelogi populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang sudah dewasa, yaitu mereka yang sudah berumur 17 tahun atau sudah menikah saat survei dilakukan.

Sementara itu, responden di 710 desa/kelurahan yang tersebar di 388 kabupaten/kota di 34 provinsi di
Indonesia.

Berdasarkan jumlah sampel ini,diperkirakan margin of error (MoE) sebesar ±2,15% pada tingkat kepercayaan 95%.

Pengumpulan data tersebut dilakukan pada 4-20 Juni 2022 dan dilakukan secara random terhadap 75% dari total sampel oleh supervisor dengan kembali mendatangi responden terpilih (spot check), penyaksian wawancara atau pengecekan via telepon.

Pemilihan sampel dilakukan dengan menggunakan metode acak bertingkat (multi-stage random sampling) hingga unit keluarga.

Pemilihan individu responden di dalam keluarga terpilih menggunakan kish grid. Berikut ini langkah yang dilakukan dalam pemilihan sampel.

" Validasi sampel berikut distribusi sampel berdasarkan jenis kelamin, agama, suku bangsa, dan wilayah domisili responden, baik berdasarkan provinsi maupun kategori Jawa dan luar Jawa. Secara umum, distribusi sampel dalam survei ini cukup mendekati distribusi pada tingkat populasi, berdasarkan data BPS," ucapnya.

Temuan hasil penelitian survei disebutkan ada ketertarikan dan hubungan masyarakat dengan isu isu dan masalah politik.

Hasil temuan survei terkait ketertarikan responden untuk mengikuti berita politik, intensitas mereka mendiskusikan masalah politik dengan orang lain.

Beberapa intensi masyarakat untuk mengikuti berita dan desas desus politik atau pemerintahan? Survei ini menemukan bahwa hanya sekitar 39,8% atau hampir 4 dari 10 orang responden tertarik untuk mengikuti berita tentang politik atau pemerintahan, sedangkan lebih dari setengah responden lainnya (60,2%) menyatakan tidak tertarik dan tidak intens mengikuti berita dan desas desus terkait politik atau pemerintahan.

Kemudian, konsumsi Pemberitaan Politik Oleh Masyarakat hasil survei terkait data tentang konsumsi berita politik dan penggunaan media baru seperti media sosial dan aplikasi chatting yang semakin populer di tengah masyarakat.

Seberapa sering Masyarakat Indonesia mengakses (membaca,menulis, mendengar, atau menonton) berita atau informasi mengenai masalah politik atau pemerintahan hasil survei menunjukan bahwa media online menjadi media
yang paling sering digunakan (56,7 %) responden untuk memperoleh informasi tentang politik, sedangkan media cetak adalah yang paling jarang digunakan.

Menanggapi hal itu, Pengamat Politik dari Universitas Andalas Asrinaldi mengatakan, jika melihat hasil survei Labolatorium Suara Indonesia (LSI) sudah terlihat jelas bahwa program yang dilakukan Menteri Perekonomian, Airlangga Hartarto telah menunjukkan kinerjanya yang sangat baik sebagai menteri perekonomian dan membawa perubahan kepada ekonomi meskipun belum normal atau stabil.

"Telah ada peran Menko perekonomian dalam membantu penangan ekonomi ditengah covid-19 harus diapresiasi, " ujar Asrinaldi.

Jika melihat peluang sebagai calon presiden (capres) , dia menilai Airlangga Hartarto memiliki peluang besar di Pemilu 2024.

Menurutnya, kinerja Airlangga bisa menghantarkan ketum Golkar sebagai tokoh politik yang elektabilitas tinggi.

"Peluang Airlangga Jadi capres 2024 sangat besar meskipun harus bersaing dengan tokoh nasional seperti Prabowo, Puan Maharani, Ganjar, Anies dan lainnya, " ucapnya.

Bukan hanya itu. Airlangga masih menjadi sosok yang kuat di tengah masyarakat meskipun dia telah mendapatkan hati kalangan anak muda.***

Penulis: Saiful Bahri
Editor: Wahyu Wicaksono

Baca Juga