Syok Usai Positif Covid-19, Sadyawisman Bangkit Berkat RBP

Jakarta, Akuratnews.com - Virus Covid-19 menyerang daya tahan tubuh. Banyak yang berbondong-bondong membeli jamu, suplemen, vitamin, dan obat herbal untuk meningkatkan imunitas tubuh. Bahkan belakangan ini, propolis pun diyakini mampu sebagai salah satu sarana penyembuhan Covid-19.

Hal itulah yang sudah dirasakan langsung oleh owner Real Brazil Propolis (RBP), Sadyawisman. Pria yang akrab disapa Awi ini pada November 2020 lalu dinyatakan positif Covid-19. Saat itu, ia menganggap kejadian ini menjadi puncak musibah dalam hidupnya.

"Itu memang jadi puncak musibah dalam hidup saya, apalagi saya punya penyakit jantung koroner, paru-paru dan hipertensi. Saya panik, syok, jadi pikiran kemana-mana apakah ini akhir hidup saya. Padahal anak-anak saya masih kecil, usaha saya bagaimana nantinya," cerita Awi di Jakarta, Sabtu (16/1).

Selama dirinya dua minggu dinyatakan positif Covid-19, ia mengaku stres lantaran melihat empat orang yang dikenalnya meninggal karena Covid-19. Bahkan dua diantaranya lebih muda darinya dan tak memiliki penyakit bawaan.

"Apalagi saya yang sudah punya penyakit bawaan, ditambah lagi saya sempat diare di minggu pertama. Ciut lah saya, pikiran kacau," imbuh Awi.

Untunglah ia meminum RBP Propolis secara rutin 40 tetes lima kali sehari, dan setelah seminggu isolasi mandiri ia mulai merasa lebih baik kondisinya, bahkan penyakit bawaannya tak menjadi lebih parah.

"Kalau nggak ada propolis ini, entahlah bagaimana kelanjutannya. Kalau terkena Covid-19 itu kan yang diserang paru-paru, dan saya malah punya penyakit paru-paru itu, tapi Alhamdulillah nggak muncul. Di dua minggu selanjutnya kondisi saya perlahan lebih baik serta mulai bangkit semangat untuk sembuh. Dan saya dinyatakan negatif Covid setelah 35 hari," ucap Awi lagi.

Selain pengalaman dirinya, ia pun semakin yakin jika propolis mampu menjadi salah satu alternatif penyembuhan Covid-19 lantaran sudah ada sekitar 50 orang pasien Covid-19 yang juga sembuh setelah rutin meminum propolis.

"Memang bukan secara langsung mengobati, tapi propolis membantu memulihkan imunitas tubuh," ujar Awi lagi.

Bicara soal RBP Propolis, pria yang sudah 25 tahun bergelut di dunia herbal ini memutuskan lebih fokus di propolis sejak delapan tahun belakangan ini. Dan RBP pun berbeda dengan propolis lainnya yang mayoritas masih memiliki kandungan lilin di dalamnya.

"Propolis adalah zat resin yang dikumpulkan oleh lebah madu dari berbagai tumbuhan. Dengan bantuan air liurnya, terbentuk propolis. Propolis ini tersusun dari lilin, resin, dan komponen esensial lain. Biasanya, kandungan lilin ini dipisahkan dengan cara dipanaskan, tapi biasanya akan mengurangi kadar manfaatnya," papar Awi.

RBP sendiri, dikatakan Awi, tidak menggunakan cara pemananasan untuk memisahkan lilin yang terkandung di dalamnya. Tetapi menggunakan proses pendinginan sehingga tidak menghilangkan khasiatnya.

"Sehingga RBP itu warnanya seperti minyak zaitun dan lebih bening, sedangkan propolis lain warnanya keruh karena masih banyak mengandung lilin," bebernya.

Pamungkas, Awi kembali menyatakan jika propolis yang memiliki khasiat membantu penyembuhan lebih dari 30 jenis penyakit ini bisa menjadi solusi alternatif membantu penyembuhan Covid-19.

Penulis: Rianz
Editor:Redaksi

Baca Juga