Nasabah Prioritas Jadi Tersangka Salah Transfer

Tagar SaveIndahHarini Sempat Jadi Trending Topic di Twitter

AKURATNEWS - Tagar #SaveIndahHarini dan #UngkapKebenaranKasusIndah sempat menjadi trending topic di Twitter pada Senin (27/12).  Seperti diketahui, Indah Harini adalah seorang nasabah prioritas dijadikan tersangka setelah dilaporkan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk Persero.

Kasus yang menimpa Indah ini menyedot perhatian publik karena BRI mempermasalahkan transferan ke rekening valas Indah di BRI setelah 11 bulan. Ditambah lagi, nominal salah transfernya yang cukup besar, yakni sebesar GBP1.714.842 (Rp32,5 miliar) dan  menjadi kasus salah transfer terbesar di Indonesia. Akibat merasa dikriminalisasi, Indah Harini menggugat BRI sebesar Rp1 triliun.

Indah merasa dikriminalisasi meski sudah berkali-kali menanyakan kepada pihak bank perihal transferan valas yang diterimanya dan dijawab tidak ada masalah.

Henri Kusuma, kuasa hukum Indah, yang tergabung pada kantor Hukum Mastermind & Associates, mengungkapkan beberapa kejanggalan penanganan kasus salah transfer yang menyebabkan Indah Harini, seorang nasabah prioritas BRI, ditetapkan sebagai tersangka.

“Kami dilaporkan dengan pasal 85 UU transfer dana oleh Mohammad Rafky Roshap,” kata Henri, merujuk pada pelapor dari pihak BRI.

“Apa yang menimpa ibu (Indah Harini) bisa terjadi pada siapa saja,” kata Chandra yang juga kuasa hukum Indah Harini.

Henri dan Chandra mempertanyakan, mengapa hingga saat ini, permintaan nasabah prioritas BRI tersebut, yakni, bukti transaksi perpindahan uang yang masuk ke rekening Indah, surat resmi pemberitahuan kesalahan transfer dari BRI dan penawaran penyelesaian dari pihak bank, tak kunjung diberikan hingga saat ini.

Penulis: Rianz
Editor: Redaksi

Baca Juga