Tahun Ini, Kabupaten Sidoarjo Diharapkan Bisa Meraih Penghargaan Swasti Saba Wiwerda

Bupati Saiful Ilah saat memberikan sambutan dalam acara pertemuan koordinasi persiapan verifikasi nasional kabupaten/kota sehat di Aula Delta Graha Setda Sidoarjo.

Sidoarjo, Akuratnews.com - Tahun ini, diharapkan Sidoarjo meraih penghargaan kabupaten/kota sehat, yakni Swasti Saba Wiwerda.

Harapan itu disampaikan Bupati Sidoarjo, H. Saiful Ilah dalam sambutannya saat menghadiri acara "Pertemuan Koordinasi Kabupaten/Kota Sehat Dalam Rangka Persiapan Verifikasi Nasional 2019 - Sidoarjo Menuju Swasti Saba Wiwerda" yang digelar di Aula Delta Graha Setda Sidoarjo, Rabu (31/7/2019).

"Kabupaten/kota sehat merupakan program unggulan Kemendagri dan Kemenkes RI. Bertujuan mewujudkan kondisi masyarakat hidup bersih, nyaman, aman dan sehat. Program ini dibutuhkan peran aktif dan kontribusi langsung masyarakat," tuturnya.

Ditambahkan, 2017 lalu, Sidoarjo telah mendapatkan penghargaan kabupaten/kota sehat tingkat pemantapan, berupa Swasti Saba Padapa. Diharapkan, tahun ini, bisa naik ke tingkat pembinaan, Swasti Saba Wiwerda.

Penghargaan kabupaten/kota sehat ada tiga tingkatan, yaitu Padapa (pemantapan), Wiwerda (pembinaan) dan Wistara (pengembangan).

"Sekarang ini, Sidoarjo berniat meningkatkan penghargaan dengan empat dari sembilan tatanan, diantaranya, masyarakat hidup sehat mandiri, kawasan permukiman dan sarpras sehat,  kawasan perkantoran dan industri sehat, serta kehidupan sosial yang sehat," jelas Bupati Saiful Ilah.

Selanjutnya, dikemukakan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sidoarjo, drg. Syaf Satriawarman, Sidoarjo dinyatakan lolos verifikasi Jatim untuk tingkatan Swasti Saba Wiwerda 2018 lalu, kini waktunya verifikasi nasional.

"Karenanya, diperlukan koordinasi ofensif semua pihak untuk berperan aktif dalam program kabupaten/kota sehat ini," harapnya.

Penilaian, sambung Syaf, kabupaten/kota sehat itu lebih ditekankan pada Open Defecation Free (ODF) atau kondisi masyarakat tidak buang air besar sembarangan.

"Perilaku ODF masyarakat Sidoarjo masih 32 persen. Kita belum lulus, kalau belum mencapai di atas 60 persen," ujarnya.

Pertemuan di Aula Delta Graha Setda tersebut dihadiri ratusan undangan, berasal dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, Polsek, Koramil, Kades/kelurahan, TP-PKK dan Kartar, serta sejumlah stakeholder.

Penulis: Wachid Yulianto
Editor: Redaksi

Baca Juga