KOWANI Fair Online 2020

Tak Mudah Ajak UMKM Masuki Era New Normal

Jakarta, Akuratnews.com - Di tengah kondisi pandemi Covid-19 ini, Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) tetap menggelar event tahunannya yakni Kowani Fair.

Bedanya, di tahun ini KOWANI Fair digelar secara online bertajuk Kowani Fair Online 2020 dengan tema 'Gebyar Kemerdekaan KOWANI Fair Online di Era New Normal'.

Untuk pertama kalinya, kegiatan ini dilaksanakan secara virtual dan dibuka secara resmi oleh Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, Selasa (1/9).

Bekerjasama dengan Tokopedia, KOWANI Fair Online 2020 ini berlangsung dari 1-4 September 2020. Namun di Tokopedia, event ini terus berlangsung selama satu bulan untuk memberikan kesempatan lebih luas bagi pelaku usaha untuk bisa menguasai penjualan secara online.

Dalam sambutan saat pembukaan KOWANI Fair Online 2020, Ketua Umum KOWANI, Giwo Rubianto Wiyogo menyebut, penyelenggaraan event ini menjadi tantangan tersendiri.

Pasalnya, event ini untuk yang pertama kalinya dilaksanakan dengan kondisi yang terkesan dibatasi dan terbatas ruang gerak.

"Tetapi di situlah tantangan yang harus mampu dihadapi bersama. Yang menjadi persoalan, ternyata tidak mudah mengajak UMKM untuk masuk dalam tatanan kehidupan baru atau new normal," ujar Giwo

Penyebabnya, ungkap Giwo bisa bermacam-macam. Bisa karena terkendala jaringan, atau kendala dalam penggunaan perangkat digital.

“Tantangan lainnya yang biasanya menunggu toko, sekarang 'terpaksa' dilakukan dengan menggunakan perangkat digital. Belum lagi tantangan sekaligus peluang dalam penggunaan waktu. Jika dulu terbiasa membuka toko dengan jam tertentu, sekarang “justru bisa” menjadi 24 jam,” papar Giwo.

Tentunya, imbuh Giwo, keadaan ini tak boleh menyurutkan semangat dan tekad terus membangun perekonomian dan kesejahteraan bangsa melalui dan dimulai dari keluarga yang memiliki ketahanan keluarga yang sejahtera, menuju Indonesia maju.

Ketua KOWANI Bidang Ekonomi, Koperasi dan UKM Hadriani Uli T.I. Silalahi yang juga Ketua Panitia Kowani Fair Online 2020 menambahkan, dengan kondisi seperti ini, Kowani Fair 2020 menargetkan omset Rp3-5 miliar akan dihasilkan.

"Pandemi Covid-19 ini juga 'memaksa' kita semua melakukan hal ini dengan online. Padahal kita sudah sejak tiga tahun lalu menginisiasi Woman Connect, tapi nggak jalan-jalan," papar Hadriani.

Ia juga mengakui, kendala teknologi menjadi hambatan besar dalam menggelar ajang yang diikuti 525 UMKM di seluruh Indonesia.

"Kita harus benar-benar mengajarkan mereka, toko online ini kan buka 24 jam. Lalu, kendala jaringan internet yang tidak merata di daerah masing-masing," ungkap Hadriani.

Peserta event ini dikatakannya juga mayoritas adalah UMKM binaan KOWANI yang tumbuh di saat pandemi Covid-19.

Di event ini juga digelar lomba make-up, merangkai bunga merah putih dan lomba story telling dengan judul UMKM di Masa Pandemi. Ada juga fashion show, tutorial, kelas memasak yang semuanya dilakukan secara virtual.

“Yang pertama dilakukan di event ini, kita juga mengadakan lelang bersama Iwapi. Hasil lelang ini untuk membantu UMKM perempuan yang terpuruk akibat pandemi Covid-19,” jelas Hadriani lagi.

Selain itu, Tokopedia juga akan memberikan pelatihan-pelatihan bagi peserta KOWANI Fair Online 2020.

Dalam pelatihan ini Tokopedia memberikan materi mengenai aturan-aturan dan tips-tips agar bisa berhasil di dunia e-commerce.

Pembukaan KOWANI Fair Online 2020 ini juga menghadirkan pembicara utama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Bintang Puspayoga serta Wakil Ketua DPR RI, Rachmat Gobel.

Penulis: Rianz
Editor:Redaksi

Baca Juga