Pemilu 2019

Tak Penuhi Asas Jurdil, Pemilu Kali Ini Cuma Jadi Ajang Adu Kuat Politik Kekuasaan

Jakarta, Akuratnews.com - Sebuah hal miris diungkapkan pakar hukum tata negara, Margarito Kamis terkait pelaksanaan Pemilu 2019.

"Kalau mau belajar pemilu curang, datanglah ke Indonesia," tandas Margarito dalam diskusi Forum Tebet di Jakarta, Senin (22/4).

Hal ini dikatakan pria asal Ternate ini guna menggambarkan tak terpenuhinya unsur jujur dan adil (jurdil) pemilu kali ini.

Asas jurdil sulit dipenuhi, karena data kecurangan yang banyak diungkapkan rakyat itu cukup beralasan," tutur Margarito.

Ketua Gerakan Indonesia Baru (GIB), Adhie Massardi yang juga menjadi pembicara menyebut, pemilu kali ini layaknya sebuah pemilu pemula.

"Sampai hari kelima pasca pemilu, bukan lagi pertarungan elektoral, tapi lebih kepada pertarungan politik kekuasaan. Adu kuat antara si A dan B," tandas Adhie.

Bahkan Adhie berani menyebut jika Komisi Pemilihan Umum (KPU) sengaja melakukan kecurangan dalam pelaksanaan pemilu kali ini.

"Padahal di tingkat KPPS aman-aman saja," paparnya.

Ia berharap, ada sebuah civil society yang muncul akibat ketidakpuasan masyarakat akan pelaksanaan pemilu kali ini.

"Ada tokoh baru yang muncul," tandas Adhie.

Ditambahkan Ketua Perserikatan Wartawan Independen Pro Demokrasi (PWI-PD), Arief Gunawan menambahkan, apabila hasil pemilu ini dicurangi, maka eskalasinya mengarah kepada hal-hal yang tidak bisa diterima oleh rakyat Indonesia.

"Mereka merasa suaranya dicuri. Resiko yang ada dalam bayangan saya berat sekali, bisa saja ini menimbulkan trauma politik," tutur Arief.

Ia menjelaskan, dalam perjalanan politik bangsa, sudah beberapa kali Indonesia mengalami trauma politik, seperti yang terjadi di tahun 1965 dimana rakyat mengalami ekses trauma politik yang sangat mengerikan.

"Kita chaos dan berdarah-darah, segala macam, terus tahun 1998 hal serupa juga terjadi, dan traumatik," ungkap Arief.

Dirinya pun khawatir pemilihan umum presiden 2019 akan mengalami hal yang sama. Indonesi, salah satu cita-cita dan tujuan Indonesia merdeka adalah mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur.

Penulis: Rianz

Baca Juga