Taman Batu Karang Ini Segera Jadi Lokasi Terjun Ekstrim Naila Novaranti?

Jakarta, Akuratnews.com - Sudah banyak lokasi ekstrim di berbagai negara yang dicoba penerjun payung Naila Novaranti. Terakhir adalah Pegunungan Himalaya yang jadi lokasi terjunnya.

Dan kali ini, Naila yang juga pelatih terjun payung ini kembali berencana melakukan aksi terjun payung ekstrim. Akhir tahun ini, Kutub Selatan sudah jadi target lokasi berikutnya.

Walau sudah menentukan target lokasi di akhir tahun ini, Naila yang juga instruktur terjun payung di sejumlah instansi ini juga telah ancang-ancang menentukan lokasi berikutnya.

Dan dalam kaitannya menentukan lokasi, Naila pun baru-baru ini mendatangi Taiwan. Tercatat empat lokasi ia datangi untuk survey. Lokasi itu adalah Taipei Zoo, Yehliu Geopark, Menara 101 Taipei dan  destinasi wisata lampion Pingxi Old Street di Distrik Pingxi.

"Ternyata di Taiwan itu ada beberapa lokasi yang layak dijadikan tempat terjun payung ekstrim apalagi dengan pemandangan yang indah banget. Harus dicoba sih tapi belum tahu kapan karena butuh persiapan dan izin juga. Kita tdak bisa asal terjun, ada kode etiknya lah. Ya sekarang cari lokasi baru dulu sekaligus menikmati keindahan Taiwan," ujar Naila di Jakarta, Selasa (6/8).

Dari empat lokasi ini, tiga lokasi menurutnya punya tantangan yang ekstrim. Yehliu Geopark misalnya, di lokasi itu taman batu karangnya di kawasan semenanjung dengan panjang 1.700 meter sangat menantang. Kemudian Menara 101 Taipei yang merupakan gedung tertinggi kedua di dunia yang memiliki 101 lantai dengan luas total 450.000 meter persegi.

Yang terakhir ada Pingxi Old Street. Pingxi Old Street adalah wilayah yang kaya sejarah budaya dengan pemandangan alam yang indah yang dulunya bisa dinikmati sepanjang perjalanan di kereta. Di sana ada tradisi kuno yakni menerbangkan puluhan lampion.

"Khusus di Yehliu Geopark, lokasinya sangat ekstrim. Wilayahnya curam dan lokasi pendaratannya cukup sulit," papar Naila yang berangkat ke Taiwan dari 26-31 Juli lalu.

Tak hanya survey lokasi, di Taiwan Naila juga menghadiri undangan panitia Kongres Diaspora Indonesia.

Untuk tahun ini, di kongres yang akan digelar di Jakarta, Agustus tahun ini, Naila memang akan mendapat penghargaan sebagai salah satu warga Indonesia yang tinggal di luar negeri dan memiliki prestasi sebagai perempuan penerjung payung ekstrim satu-satunya di Indonesia.

Penulis: Rianz
Editor:Ahmad Ahyar

Baca Juga