Fraksi Golkar Minta Segera Diisi

Tanpa Wagub, Gubernur Jakarta Berpotensi Jadi ‘Diktator’

Jakarta, Akuratnews.com - Kekosongan kursi Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta disoroti Fraksi Partai Golkar DPRD DKI Jakarta. Dua sampai tiga bulan ke depan, hal ini diminta sudah selesai.

"Gubernur jangan jalan sendiri. Dikhawatirkan akan ada 'diktator' dalam pemerintahan. Harus ada kontrol supaya tidak ada kekuasaan yang absolut," tegas Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD DKI Jakarta, Basri Baco di Jakarta, Kamis (29/8).

Fraksi Golkar, lanjutnya, mendorong PKS dan Gerindra sebagai dua parpol yang punya hak menentukan posisi Wagub untuk menghilangkan arogansi antar dua partai ini dan bisa duduk bersama.

"Ini bukan lagi ego partai saja. Kalau tidak ada titik temu, harus ada mekanisme lain. Intinya kita tidak mau ikut campur pada urusan internal dua partai ini. Tapi hal ini mendesak karena banyak hal yang perlu diselesaikan," tegas Basri.

Masa jabatan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang masih sekitar dua tahun lagi dan berpotensi akan diperpanjang hingga 2024 sebagai bagian Pilkada serentak dengan Pilpres dan Pileg, membutuhkan sosok Wagub yang membantu dan menjadi kontrol kebijakan gubernur.

"Idealnya malah Wagub DKI Jakarta lebih dari satu. Masalah di Jakarta sangat kompleks," pungkas Basri.

Penulis: Rianz
Editor: Redaksi

Baca Juga