Temui Menko Polhukam, Peradi Otto Hasibuan Dipesankan Hal Ini

Jakarta, Akuratnews.com - Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Perhimpunan Advokat Indonesia  (Peradi) beraudiensi dengan Menko Polhukam Mahfud MD, Kamis (14/11).

Audiensi ini membahas upaya bagaimana menyatukan Peradi yang saat ini terpecah menjadi tiga kubu.

"Jadi pertama kita datang ke sini, perlu diketahui bahwa Pak Menko ini itu adalah Ketua Dewan Pakar Peradi. Jadi kita intinya ingin memberikan semangat kepada beliau dalam menjalankan tugasnya. Kami tadi berdiskusi mengenai beberapa hal termasuk bagaimana upaya mempersatukan Peradi," ujar mantan Ketua DPN Peradi Otto Hasibuan usai audiensi di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta.

Dalam kesempatan itu, Otto juga menjelaskan, pihaknya keberatan dengan surat keputusan MA yang dengan mudah menjadikan seseorang menjadi advokat.

"Tapi yang paling penting bagaimana cara surat MA No 73 yang membolehkan semua advokat diusulkan dari organisasi mana pun bisa diangkat. Itu membuat kualitas advokat Indonesia hancur karena mutu standarisasi profesi jadi tak bisa terjaga," beber Otto.

"Bayangkan, Anda bisa dirikan organisasi 2-3 orang kemudian anda bisa menarik uang dari orang terus mengajukan ke pengadilan tinggi untuk disumpah lalu besoknya jadi advokat. Itu yang terjadi sekarang," papar Otto.

Mahfud kata Otto pun sempat berpesan untuk terus menjaga kekompakkan. Sedangkan terkait keputusan MA, Mahfud jelas Otto akan mengupayakannya.

"Berkali-kali beliau katakan bagaimanapun harus bersatu tapi soal surat MA mereka akan mengupayakan, karena ini di luar struktur mereka, tapi Pak Mahfud dia akan cari jalan terbaik menyelesaikan, karena bagaimana pun advokat adalah penegak hukum, jika salah satu tiangnya lemah maka penegak hukum menjadi lemah," tutur Otto.

Otto juga mengatakan, tidak masalah organisaai Peradi ada berapa, namun pihaknya merasa terganggu dengan adanya Peradi yang lain.

"Kami terganggu dengan adanya Peradi lainnya. Bayangkan saja, ada Peradi hanya pengurus tanpa ada anggota. Tapi, coba tanya Peradi kami, semua daerah ada pengurus dan anggotanya," katanya.

Seperti diketahui DPN Peradi terbelah menjadi tiga kubu yakni Yusuf Fauzie Hasibuan dan Juniver Girsang sejak musyawarah nasional pada 2015. Bahkan kemudian muncul DPN Peradi kubu Luhut MP Pangaribuan.

Penulis: Rianz
Editor:Redaksi

Baca Juga