Temukan BANSOS Tak Layak Konsumsi, LIRA JATIM Kecam Pemprov

Bansos Kabupaten Bangkalan
Foto : Bantuan Sosial berupa Beras 5 Kg di Kabupaten Bangkalan (3/8/2021).
Surabaya, Akuratnews.com - Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia telah menyalurkan bantuan sosial (Bansos) berupa 3.000 paket beras kepada Pemerintah Kabupaten Bangkalan. Namun, Bansos beras yang berisi 5 Kg ditiap paket tersebut ditolak lantaran kualitas beras sangat jelek alias tidak layak konsumsi.
Bambang Asraf HS, selaku Pelaksana tugas (Plt) Gubernur LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Jawa Timur, menyayangkan tindakan pihak Pemerintah Provinsi yang tanpa adanya filterisasi standar Bansos, yang akan diberikan kepada masyarakat terdampak PPKM Darurat level empat, dibeberapa Kabupaten dan Kota di Jawa Timur.
Menurutnya, jika Temuan Bantuan Beras PPKM Darurat Tidak layak konsumsi di Kab. Bangkalan, maka diduga bantuan beras di daerah lain, mengalami hal serupa.

Atas temuan tersebut, LSM LIRA Jatim akan melakukan investigasi, serta mempertanyakan ke Pemprov Jatim, tentang fungsinya Pemprov sebagai apa.

"Kalau hanya menyalurkan bantuan dari Pusat ke Daerah 'kan, sama saja Pemprov seperti Kurir Jasa Pegiriman" tegas Asraf, Rabu (4/8/2021) di kantornya Jl.Mastrip, Gunungsari No. 191 Surabaya.
Asraf berharap, supaya jangan sampai rakyat diperlakukan semena-mena. Seluruh warga Jawa Timur sudah merasa merasa terpukul karena perpanjangan PPKM yang bertingkat dan terus diperpanjang.
"Eh ini malah dikasih bantuan yang tidak layak untuk diterima, kok Bisa Gubernur Jatim lengah dan tidak memperhatikan rakyatnya," pungkas Asraf.
Sementara itu, Kepala Dinsos Kabupaten Bangkalan, Wibagio Suharta menyampaikan, bahwa pihaknya sudah melaporkan perihal tersebut kepada Kepala Dinsos Provinsi Jawa Timur.
Namun tidak mendapat tanggapan yang diharapkan. “Jawabannya suruh diterima saja dulu, kalau ada komplain nanti urusan belakang,” tutur Wibagio menirukan tanggapan Kadinsos Jatim.
Padahal kata Wibagio, Kabupaten Sumenep menerima bantuan yang sama dari Kemensos, namun kualitas berasnya lebih bagus, tidak kuning.
Wibagio berharap, pihak penyedia bantuan beras PPKM Darurat dari Kemensos tersebut dapat menggantinya dengan kualitas beras yang lebih bagus. “Saya kembalikan semuanya, dan harapan saya ya diganti dengan kualitas yang lebih bagus,” tandasnya
Penulis: Arga Nur Wahid
Editor: Moris Mangke

Baca Juga