LPSE PBJ Sidoarjo

Tender Proyek di Sidoarjo, Harga Penawaran Terendah Dikalahkan? Jadi Pertanyaan

Sidoarjo, Akuratnews.com - Salah satu tender kegiatan konstruksi Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPU-BMSDA) Sidoarjo yang sudah diumumkan pemenangnya melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) oleh Bagian Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) Setda Sidoarjo, ditengarai menyisakan persoalan.

Yakni, tender kegiatan konstruksi berkaitan dengan bidang Bina Marga yang memiliki besaran pagu antara Rp5 - 10 miliar.

Padahal, tampak dalam penawaran tender kegiatan konstruksi itu, ada rekanan yang mengajukan penawaran harga terendah, tapi tidak dinyatakan sebagai pemenang. Justru, memenangkan rekanan yang memberikan penawaran lebih tinggi, jauh di atas harga penawaran terendah. Sehingga, proses tender ini patut dipertanyakan.

Bila demikian, tudingan aturan tender yang terkesan mengunci rekanan satu dan memihak rekanan lain, mendekati kebenaran.

"Analisa saya, rekanan yang mengajukan penawaran terendah bisa saja tidak memenuhi persyaratan kualifikasi, namun seperti dugaan saya, ada penguncian aturan tender, yaitu klasifikasi jasa pelaksana lainnya. Nah, sebelumnya, aturan itu sudah dipersiapkan segelintir rekanan lainnya, sehingga bisa memenangkan tender, " Kata Ketua DPD LSM Gerah Jatim, Jim Darwin pada Akuratnews.com, Senin (15/7/2019).

Untuk diketahui, tambah Jim, segelintir rekanan tersebut menambahkan dan membuat bidang atau subbidang kualifikasi jasa pelaksana lainnya, ketika mengajukan ke asosiasi kontraktor dalam waktu hampir bersamaan. *

Penulis: Wachid Yulianto
Editor: Hugeng Widodo

Baca Juga