Terapi Garang Arang, Solusi Alternatif Herbal Tradisional di Era Milenial

Tangerang, Akuratnews.com - Seiring bertambahnya usia bumi tempat manusia berpijak, bermunculan pula penyakit-penyakit berat dan aneh yang kerap hinggap pada diri manusia.

Dua penyakit berat yakni asam urat dan kolesterol kerap memaksa pasien berobat ke dokter atau rumah sakit. Namun, tak sedikit pula yang memilih pengobatan alternatif yang cenderung tak memiliki efek samping.

Salah satu pengobatan alternatif ini adalah terapi Garang Arang.

Seperti dipaparkan Puspa Paramita selaku konsultan terapis Garang Arang, selain metode terapi garang arang, terapi ini juga diperkaya dengan racikan ramuan herbal pendukung lainnya.

“Reaksi dari terapi garang arang ini memang luar biasa. Hawa panas yang masuk melalui pori-pori kulit telapak kaki akan mengurai kristal-kristal asam urat pada persendian kaki dan tangan," jelas Puspa di klinik Garang Arang, Karang Tengah, Ciledug Tangerang, baru-baru ini.

Dikatakan Puspa, hawa panas dari garang arang juga mampu merontokan plak kolestrol pada dinding pembuluh darah yang kemudian dikeluarkan melalui keringat. Terapi ini menjadikan sirkulasi darah yang mengalir ke jantung dan otak menjadi berjalan lancar.

“Pengobatan terapi ini memiliki fungsi dua arah. Pertama berfungsi untuk mengeluarkan toksin dari dalam tubuh melalui keringat dari hawa panas bara arang. Kedua memiliki sensasi yang dapat merileksasi ketegangan saraf sehingga menimbulkan kesegaran dan ketenangan,” terangnya.

Teknik pengobatan terapi ini dikatakannya sangat aman dan tidak memiliki efek samping yang negatif karena yang digunakan hanya hawa panas dari kandungan gas karbon dari bara arang aktif yang dialirkan melalui telapak kaki.

Beberapa pasien yang menggunakanterapii ini sudah menyatakan testimoninya seperti yang terpampang pada dinding dan brosur di tempat terapi Garang Arang.

Di lokasi ini pun pengobatan antara wanita dan pria dipisahkan dengan terapis yang juga disesuaikan dengan kebutuhan pasien.

Owner klinik Garang Arang, Hizrah Bacan menambahkan, dirinya tertarik mempublish terapi ini salah satunya guna mengangkat kembali khazanah pengobatan tradisional Indonesia yang mampu mengobati berbagai penyakit.

“Diantaranya stroke, asam urat, saraf terjepit, nyeri sendi, rematik dan lain lain. Pengobatan juga ditambah dengan racikan ramuan herbal pendukung lainnya. Semoga ini menjadi solusi pengobatan bagi pasien yang ingin menjajal terapi seperti ini,” kata Hizrah yang juga seniman Betawi Ora ini.

Penulis: rianz
Editor: Redaksi

Baca Juga