Terbitkan IUPK, Bukti Pemerintah Kalah Dengan PT Freeport Indonesia

Yusri Usman

Jakarta, Akuratnews.com - Direktur Eksekutif Center of Energy and Resources Indonesia (CERI), Yusri Usman, menyesalkan sikap Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang akan menerbitkan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) sementara bagi PT Freeport Indonesia (PTFI).

Yusri menilai kebijakan yang akan dikeluarkan Kementerian ESDM, membuktikan bahwa pemerintahan Jokowi lemah dalam berhadapan dengan perusahaan tambang asal Amerika Serikat (AS) tersebut.

"Jadi penerbitan IUPK tersebut telah melanggar Undang-Undang Nomor 4 tahun 2009 tentang Minerba," kata Yusri kepada Akuratnews.com, Rabu (5/4/17).

Dia menyebut, bahwa IUPK sementara adalah ilegal, karena, dalam UU Minerba tidak mengenal isitilah izin sementara yang diberikan kepada perusahaan.

"Saya berubah persepsi terhadap Menteri ESDM, Jonan, dan LBP yang sebelumnya saya kira benar-benar berani dengan kebijakan saat ini akan dibacakan ke publik sebagai " macan sirkus" tetapi PTFI yang pernah disampaikan oleh Jonan saya kira gajah, ternyata sapi, " kata Yusri kepada Akuratnews.com, Rabu (5/4/2017) malam.

Dia menyebutkan bahwa pemerintah saat ini lebih menunduk pada PTFI.

Seperti diketahui sebelumnya, Kementerian ESDM menyampaikan bahwa akan segera menerbitkan IUPK sementara demi memberi kepastian usaha untuk PT Freeport Indonesia ( PTFI).Maka dengan diberikan IUPK sementara, Perusahaan asal AS tersebut diperbolehkan untuk ekspor konsentrat. (Agus)

Penulis:

Baca Juga