Skandal Suap Proyek PLTU Riau-1

Terbukti Terima Suap, Idrus Marham Divonis 3 Tahun Penjara

Idrus Marham
Idrus Marham

Jakarta, Akuratnews.com - Mantan Menteri Sosial, Idrus Marham di vonis 3 tahun penjara, denda Rp150 Juta dan subsider 2 bulan kurungan dalam kasus skandal suap proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap Mulut Tambang (PLTU) Riau 1.

Ketua Majelis Hakim, Yanto menyatakan, Idrus marham terbukti secara sah dan meyakinkan bersama-sama dengan mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih, menerima suap sebesar Rp 2,25 miliar yang diberikan Kotjo agar Idrus dan Eni membantu Kotjo dalam mendapatkan proyek Independent Power Producer (IPP), PLTU Riau 1.

Hakim mengungkap, Uang suap itu diberikan dalam dua tahap yaitu tahap pertama Rp 2 miliar dan tahap kedua Rp 250 juta. Kotjo memberikan uang Rp 2 miliar diberikan pada 25 September 2017. Saat itu Idrus mengarahkan untuk meminta uang sebesar USD 2,5 juta kepada Kotjo.

Menurut hakim, seperti dilansir media nasional, Kotjo memberikan uang seluruhnya Rp 2,25 miliar kepada Eni dan Idrus melalui stafnya, yang kemudian diberikan kepada staf bernama Tahta Maharaya.

Perbuatan Idrus dianggap melanggar Pasal 11 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP. Belum diketahui apakah Idrus akan banding dengan putusan 3 tahun penjara ini.

Penulis:

Baca Juga