Terima Bantuan Kuota Pendidikan 2021, Universitas BSI Jalani Audit dan Monev Kinerja

AKURATNEWS - Visitasi dalam rangka Monitoring dan Evaluasi tentang Bantuan Kuota Pendidikan 2021 oleh LLDikti Wilayah III pada Kampus Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) telah berlangsung lancar pada Selasa (27/4) lalu.

Universitas BSI menjadi salah satu perguruan tinggi di lingkungan LLDIKTI Wilayah III yang menerima bantuan kuota pendidikan. Hal ini telah dimonitoring dan dievaluasi berkaitan dengan program bantuan kuota internet bagi dosen dan mahasiswa.

Pemberian kuota ini, dapat mendukung sistem pembelajaran yang dilaksanakan secara online atau dalam jaringan (Daring).

LLDIKTI Wilayah III yang hadir dalam monev ini yaitu Boy Alexandry, Noviyanto, Titah Widihastuti, Yeni Handayani, dan Welfrid Phendra Sipahutar. Sedangkan dari Universitas BSI yaitu Verry Riyanto dan Herlambang, serta perwakilan dosen dan mahasiswa Universitas BSI.

Boy Alexandry selaku koordinator kelembagaan dan sistem informasi LLDIKTI Wilayah III mengatakan, audit dan monev ini berkaitan dengan pemantauan dari Ditjen Dikti tentang bantuan kuota internet pendidikan bagi doen dan mahasiswa.

“Monev ini bertujuan mengetahui informasi dari dosen dan mahasiswa jika ada hambatan tentu akan direkomendasi untuk dilakukan perbaikan mengenai program bantuan kuota,” jelasnya, Jumat (7/5).

Ia menambahkan, untuk mengevaluasi program ini perwakilan dari kampus diminta mengisi formulir instrumen monitoring dan evaluasi bantuan kuota pendidikan. Kemudian dilakukan monev secara langsung dengan melakukan wawancara kepada perwakilan dosen dan mahasiswa di Universitas BSI.

“Instrumen ini digunakan sebagai salah satu alat bantu yang digunakan untuk menilai kepatuhan dari semua pihak yang terlibat secara langsung,” katanya.

Melalui instrumen yang diberikan, akan digunakan sebagai alat bantu mengukur keberhasilan ari program bantuan kuota pendidikan bagi dosen dan mahasiswa. Agar tetap dapat mengikuti proses pembelajaran secara daring tanpa kendala jaringan.

Sementara itu, Verry Riyanto selaku kepala biro teknologi dan informasi Universitas BSI menyebutkan bahwa program bantuan kuota internet bagi dosen dan mahasiswa selama pandemi Covid-19 ini penyalurannya sudah tepat dan sesuai.

“Program bantuan kuota internet dari pemerintah ini dirasa juga sangat membantu dosen dan mahasiswa dalam melakukan pembelajaran secara daring. Sehingga proses belajar mengajar menjadi lancar dan target pembelajaran tersampaikan dengan baik,” katanya.

Penulis: Rianz
Editor: Redaksi

Baca Juga