Terkait Hoaks, Polri Tidak Akan Melakukan Penegakan Hukum

Jakarta, Akuratnews.com - Hoaks atau berita bohong saat ini semakin banyak bersebaran terutama di media sosial. Terlebih saat ini menjelang pemilihan legislatif (Pileg) dan pemilihan presiden (Pilpres) 2019.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan, pihak kepolisian tidak akan melakukan penegakan hukum terkait dengan kasus penyebaran berita bohong atau hoaks tersebut.

"Polri tidak akan melaksanakan penegakan hukum. Itu point keberapa lah," ujar Setyo kepada wartawan usai diskusi "Negara Darurat Hoaks" di Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jl. Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (16/10/2018).

Setyo menandaskan, pihak kepolisian lebih fokus ke literasi dan edukasi. "Itu yang lebih penting. Kalau kita nangkepin semua orang penjara penuh, Polres penuh," tukas dia.

Ia juga menilai, saat ini hoaks bukan masalah darurat atau tidak. Tetapi lebih kepada bagaimana masyarakat pengguna gadget mampu memutuskan apakah akan ikut menyebarkan berita bohong tersebut atau tidak.

"Kalau saya katakan hoaks itu dibuat orang pintar tapi jahat, tetapi disebarkan oleh orang baik tapi (maaf) bodoh," pungkasnya. (Rhm)

Penulis:

Baca Juga