Terkait Proses Tukar Guling Tanah, LSM GNPK Siap Laporkan Kades Kalisongo ke Polda Jatim

Malang, akuratnews.com - Terkait dugaan penyalah gunaan wewenang pada proses tukar guling tanah ganjaran yang di lakukan oleh Kepala Desa Kalisongo bersama perangkatnya beberapa bulan lalu.

Ketua LSM Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (GNPK) Malang, Alex akan melaporkan kejanggalan tersebut kepada Polda Jatim.

"Tanah ganjaran yang seharusnya dalam prosesnya harus di ketahui oleh warga setempat, Kecamatan, Bupati hingga menteri, namun kenyatannya sampai sekarang tidak ada pemberitahuan terhadap pemerintah Kabupaten Malang apalagi kementrian." tutur alex kepada awak media.

Alex menilai apa yang di lakukan kades Kalisongo tidak sesuai dengan Pasal 15 Permendagri 4/2007 diatur sebagai berikut.

(1). Kekayaan Desa yang berupa tanah Desa tidak diperbolehkan dilakukan pelepasan hak kepemilikan kepada pihak lain, kecuali diperlukan untuk kepentingan umum.

(2). Pelepasan hak kepemilikan tanah desa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan setelah mendapat ganti rugi sesuai harga yang menguntungkan desa dengan memperhatikan harga pasar dan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP).

(3). Penggantian ganti rugi berupa uang harus digunakan untuk membeli tanah lain yang lebih baik dan berlokasi di Desa setempat.

(4). Pelepasan hak kepemilikan tanah desa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan dengan Keputusan Kepala Desa.

(5). Keputusan Kepala Desa sebagaimana dimaksud pada ayat (3) diterbitkan setelah mendapat persetujuan BPD dan mendapat ijin tertulis dari Bupati/Walikota dan Gubernur.

Ia juga mengatakan barang siapa yang nekat melanggar Permendagri Nomor 4 Tahun 2007 tentang larangan memperjualbelikan tanah bengkok, kecuali untuk kepentingan umum.

"Dengan melanggar aturan tersebut bisa di jerat dengan pasal 2 ayat 1 juncto pasal 18 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah ditambah dan diubah dengan UU RI Nomor Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman hukuman empat tahun penjara." tegasnya

"Saya bersama tim bidang hukum akan memperkarakan masalah ini kepada pihak yang Polda Jatim, agar kejadian ini tidak terulang lagi" ucap Alex

"Hari ini berkas terkait administrasi sudah kami kumpulkan, kerangka hukumnya juga sudah kami siapkan, tinggal mengirimkan ke polda saja." tandasnya. (rmn)

Penulis:

Baca Juga