Terkait Video Viral PPD Ajak Pihak TransJakarta Periksa 59 Bus Gandeng

Direktur Utama Perum PPD Pande Putu Yasa saat memberikan penjelasan viral video di bus Transjakarta di Jakarta. Rabu (13/11). foto : Dany Krisnadhi/ANCphoto

Jakarta. Akuratnews - Direktur Utama Perusahaan Umum Pengangkutan Penumpang Djakarta (Perum PPD) Pande Putu Yasa menjelaskan terkait viralnya penayangan video vulgar di dalam bus gandeng Transjakarta milik PPD.

Di sampaikan Pande Putu Yasa, pihaknya tidak mengetahui adanya konten tayangan tersebut di memory Videotron, oleh karenanya, seluruh bus gandeng Transjakarta milik PPD diperiksa.

"Kami tidak tau isi didalam konten video, didalamnya, yang kita tahu hanya bisa berputar, dan menyala, dan itu perlu waktu sekian lama baru muncul iklannya, sejak kemarin sore di cek semua bus untuk menghapus konten itu," kata Pande Putu Yasa di Jakarta. Rabu (13/11).

Pada pemeriksaan isi konten video di 59 bus gandeng Transjakarta, PPD juga menyertakan pihak Transjakarta.

"Kami sertakan pihak Transjakarta juga untuk menyaksikan kalau kita periksa, hapus, dan dilaporkan dalam berita acara, sambil menunggu pemeriksaan Pramudi," papar Pande Putu Yasa.

Selama pemeriksaan, sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), Pramudi yang bertanggungjawab untuk sementara di hentikan mengoperasikan bus.

"Sesuai dalam SOP kita stop operasi tiga orang, kita periksa secara inten, apakah dia tahu apa yang ada didalamnya, kita juga tidak sembarangan untuk memberi tindakan," ungkapnya.

Namun demikian, pihaknya tetap menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna bus Transjakarta dan kepada masyarakat dengan ketidak nyamanan kejadian tersebut.

"Untuk itu Perum PPD memohon maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian dan ketidaknyamanan yang terjadi kepada pihak-pihak yang telah dirugikan khususnya PT. Transportasi Jakarta serta masyarakat DKI Jakarta pada umumnya, kedepannya Perum PPD akan melakukan pengawasan yang lebih ketat mengenai fungsi yang ada di setiap bus milik Perum PPD, kami mengharapkan kejadian seperti ini tidak terulang kembali," pungkasnya.

Sebelumnya, viral di media sosial sebuah bus Transjakarta memutar salah satu video musik yang didalamnya terdapat seorang artis mengenakan pakaian yang dianggap seksi. (dk/akuratnews).

Penulis:

Baca Juga