Terpilih Jadi Direktur, Mulyono Siap Bawa LDMI HMI Berantas Paham Intoleran

AKURATNEWS - Musyawarah Nasional (Munas) Badan Koordonasi Nasional (Bakornas) Lembaga Dakwah Mahasiswa Islam (LDMI) Pengurus Besar (PB) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) secara resmi ditutup, dan menetapkan Muhamad Mulyono, sebagai Direktur terpilih periode 2021-2023.

Mulyono yang akrab dengan panggil Mul Brantas itu terpilih secara aklamasi, dalam forum Munas Bakornas LDMI PB HMI, Minggu, 31 Oktober 2021 kemarin, di Depok.

Acara penutupan Munas tersebut dihadiri langsung, Wakil Walikota Depok, Imam Budi Hartono.

Direktur Bakornas LDMI terpilih, Mulyono kepada wartawan mengatakan bahwa, pasca Munas dan ditetapkanya sebagai Direktur terpilih, pihaknya akan melakukan sinergitas dan berkolaborasi dengan seluruh elemen umat, untuk memberantas gerakan dan faham intoleran dengan pendekatan dakwah yang inklusif dan terbuka.

Selain itu, Ia juga akan akan mendorong semua kader LDMI di semua daerah-daerah seluruh Indonesia, untuk memaksimalkan media sosial dalam melakukan dakwah agar terjangkau oleh masyarakat luas.

Mul Brantas menyampaikan usai terpilih, LDMI PB HMI akan bersinergi dan berkolaborasi dengan seluruh elemen umat untuk memberantas gerakan dan faham intoleran dengan dakwah Inklusif.

Mul Brantas juga menyampaikan kader - kader LDMI seluruh Indonesia akan didorong memaksimalkan media sosial untuk berdakwah untuk menjangkau khalayak yang lebih luas.

"Dakwah melalui teknologi digital, akan lebih efektif dan lebih memungkinkan kalangan kaum Millenial menyimak, dakwah kapan saja dan di mana saja" kata Mulyono.

Seperti diketahui, Lembaga Dakwah Mahasiswa Islam (LDMI) merupakan salah satu Lembaga Pengembangan Profesi (LPP) yang ada di HMI.

Lembaga tersebut di khususkan untuk para kader HMI yang mempunyai potensi dalam berdakwah, melakukan syiar Islam.

Informasi, Mulyono terpilih dalam forum Munas didukung oleh semua cabang, diantaranya, LDMI HMI Cabang Bandar Lampung, Surabaya, Salatiga, Kudus, Pekalongan, Semarang, Jakarta Selatan, Tasik, Makasar dan Palopo.***

Penulis: Deni

Baca Juga