Terus Tindak Kasus di Bawah Rp1 Miliar, KPK Salahgunakan Wewenang

Jakarta, Akuratnews.com -  Sudah saatnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang nilainya dibawah Rp1 miliar ke penegak hukum lain.

Pakar Hukum yang juga Guru Besar Universitas Islam Indonesia (UII),  Profesor Mudzakir menyebut, dalam bahasa hukumnya, KPK tidak mempunyai kewenangan melebihi undang-undang yang diatur dalam pasal 11 Undang-undang (UU) KPK.

"Kalau dia (KPK) di bawah Rp1 miliar, dia tidak punya kewenangan. Kalau berhasil menangkap seseorang masalah kerugian negara di bawah Rp1 miliar, segera diserahkan ke aparat penegakan hukum yang lain, kepolisian dan kejaksaan," ujar Mudzakir saat berbicara dalan diskusi Polemik Trijaya di Jakarta, Sabtu (11/1).

Mudzakir melanjutkan, kewenangan itu tidak bisa ditafsirkan karena kewenangannya harus sesuai dalam pasal 11 UU KPK, yaitu dengan perkara minimal Rp1 miliar.

"Ini penggunaan wewenang dalam undang-undang sudah dibatasi. Kalau dalam bahasa hakim kalau melebihi dan mengurangi atau tidak sesuai dengan kewenangan itu menurut saya itu penyelahgunaan wewenang," jelas Mudzakir.

Ditegaskannya, sudah saatnya KPK fokus pada kasus besar, dan bukan kasus dengan nilai yang kecil. Apalagi saat ini masih banyak kasus besar yang mangkrak dan belum selesai diungkap.

"Sebut saja kasus Bank Century dan e-KTP yang belum tuntas, padahal di kasus ini banyak menyebut nama yang terlibat. Dalam kepemimpinan KPK yang baru harusnya sudah tidak terjadi lagi," ucapnya.

Seperti diketahui, baru saja KPK melakukan OTT pada Komisioner KPU, Wahyu Setiawan. Wahyu pun sudah ditetapkan sebagai tersangka.

KPK menduga Wahyu bersama Agustiani Tio Fridelina diduga menerima suap dari Harun Masiku dan Saeful yang merupakan politisi PDIP senilai Rp900 juta.

Suap itu diduga diberikan kepada Wahyu agar Harun dapat ditetapkan oleh KPU sebagai anggota DPR menggantikan caleg terpilih dari PDIP atas nama Nazarudin Kiemas yang meninggal dunia pada Maret 2019 lalu.

Penulis: Rianz
Editor:Redaksi

Baca Juga