Tiba dari China, 7 Mahasiswa Banten Jalani Proses Karantina di Rumah Masing-Masing

Banten, Akuratnews.com - Tujuh mahasiswa asal Provinsi Banten tiba di Indonesia dari China, Selasa (5/2) malam, mereka sudah dipulangkan ke rumah masing-masing. Ketujuh mahasiswa itu tetap harus menjalani masa inkubasi coronavirus selama 14 hari ke depan.

Kepulangan mereka difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Banten setelah melalui proses pemeriksaan, dan dinyatakan sehat tak terpapar coronavirus.

"Setelah dilakukan pemeriksaaan, hasilnya semua mahasiswa Banten yang dipulangkan dari Tiongkok dalam kondisi sehat. Baik hasil fisik, laboratorium, maupun radiologi," kata Kepala Dinas kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti, Rabu (5/2).

Ketujuh mahasiswa tersebut, kata Ati, akan menjalankan proses karantina atau masa menjalani masa inkubasi selama 14 hari kedepan di rumah masing-masing. Mereka dilarang berkegiatan di luar rumah selama inkubasi.

Selama 14 hari, mereka harus cukup istirahat dan makan makanan bergizi, serta mengurangi aktivitas fisik agar kondisi tetap fit.

"Jadi karantina yang dimaksud adalah karantina di rumah dengan mengurangi aktivitas, hanya di dalam rumah. Kalaupun keluar rumah hanya untuk periksa ke Puskesmas selama 14 hari," katanya.

Saat melakukan tes kesehatan ke Puskesmas terdekat, para mahasiswa tersebut dibekali kartu kuning Health Alert Card (HAC), diberikan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan Bandara Soekarno Hatta.

"Jika orang dalam status pemantauan dilakukan isolasi. Itupun isolasi bukan di rumah sakit. Sedangkan untuk status dalam pengawasan itu dilakukan di rumah sakit yang telah ditujuk nasional," tutupnya.

Penulis: Redaksi

Baca Juga