Tiga BUMN Ini Diminta KPK Segera Kembalikan Uang Negara

Tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yaitu, PT Waskita Karya, PT.Adhi Karya dan PT. Hutama Karya diminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera mengembalikan uang negara.
Tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yaitu, PT Waskita Karya, PT.Adhi Karya dan PT. Hutama Karya diminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera mengembalikan uang negara.

AKURATNEWS - Tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yaitu, PT Waskita Karya, PT.Adhi Karya dan PT. Hutama Karya diminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera mengembalikan uang negara.

Ketiga perusahaan BUMN yang bergerak pada bidang konstruksi itu diketahui merugikan keuangan negara dari proyek pembangunan gedung Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) pada 2011.

Pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara KPK, Ali Fikri mengatakan, pelunasan utang ini penting demi memulihkan keuangan negara.

"Kami masih menunggu pelunasan dimaksud," ujar Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, 19 Mei 2022.

Sebagai informasi, kerugian keuangan negara akibat korupsi proyek pembangunan gedung IPDN di Gowa, Sulawesi Selatan sebesar Rp 27,2 miliar. Namun PT Waskita Karya baru membayar Rp 7 miliar.

Sementara PT Hutama Karya baru menyetorkan uang Rp 10 miliar. Padahal kerugian negara atas korupsi proyek pembangunan gedung IPDN di wilayah Agam, Sumatera Barat dan Rokan Hilir Riau sebesar Rp 34,8 miliar dan Rp 22,1 miliar.

Kemudian PT Adhi Karya baru membayar kerugian negara atas korupsi proyek pembangunan gedung IPDN di Minahasa, Sulawesi Utara senilai Rp 5 miliar. Padahal, kerugian negara dari korupsi proyek tersebut sebesar Rp 19,7 miliar.

Diberitakan sebelumnya, KPK menerima pengembalian kerugian keuangan negara sebesar Rp 22 miliar dalam perkara tindak pidana korupsi proyek pembangunan gedung IPDN di Kemendagri Tahun Anggara 2011.

Selanjutnya 1 2
Penulis: Reza Kahimpong
Editor: Ahyar

Baca Juga