Tiga Hari Diresmikan, YPJI Langsung Tancap Gas Sambangi Dua Jurnalis Sakit

Jakarta, Akuratnews.com - Pandemi Corona (Covid-19) menghantui perekonomian dunia. Semua sektor di Indonesia juga ikutan morat-marit.

Salah satu yang ikut terdampak adalah profesi jurnalis. Tak sedikit jurnalis yang di PHK, dirumahkan atau tak digaji dengan layak.

Kondisi inilah yang akhirnya melatarbelakangi dibentuknya Yayasan Peduli Jurnalis Indonesia (YPJI). Yayasan ini dibentuk oleh beberapa wartawan mandiri untuk mencoba meringankan teman-teman seprofesi, baik yang terdampak ekonomi atau yang sakit.

“Yayasan ini dibentuk dengan harapan bisa membantu teman-teman jurnalis yang terdampak Covid-19. Kita coba kumpulkan donasi untuk nanti kita serahkan kepada komunitas jurnalis di Indonesia,” ujar Ketua YPJI, Andi Arief di Jakarta, baru-baru ini.

Dan usai diresmikan pada Rabu (26/8) dengan simbolis penyerahan akta yayasan oleh Ketua Dewan Pembina, Agus A Mile kepada sang Ketua, Andi Arief, YPJI pun langsung tancap gas.

Dua jurnalis yang tengah sakit yakni Budi Kusnendar, jurnalis eks Tabloid CR yang terkena stroke dan Hadist Abdillah, jurnalis Nonstop/Lamjo yang terkena diabetes langsung disambangi sekaligus oleh Ketua Dewan Pembina dan beberapa pengurus YPJI.

Dalam kesempatan itu, Agus A Mile berbincang dengan dua jurnalis yang tengah sakit ini seraya menyerahkan donasi berupa sembako dan uang tunai.

"Kedepannya kita akan rutinkan keliling ke jurnalis lainnya yang terdampak atau sakit seperti ini," ujar Agus, Sabtu (29/8).

Sebelumnya, dalam sambutannya saat peresmian YPJI, Agus mengatakan pentingnya profesi jurnalis saat ini dalam sebuah iklim demokrasi. Oleh karena itu, dibutuhkan perhatian yang lebih kepada para jurnalis, apalagi di masa pandemi saat ini.

“Jurnalis itu memiliki peranan yang penting. Dengan adanya yayasan ini, kita bisa saling membantu. Agar fungsi kita bisa lebih baik dalam iklim demokrasi saat ini,” ujar Agus.

Untuk diketahui, YPJI diinisiasi sekumlah jurnalis hiburan Jakarta yang merasa pentingnya kepedulian terhadap rekan seprofesi.

“Semoga nantinya bisa meringankan teman-teman jurnalis di Indonesia,” ujar Andi Arief.

Dalam beberapa hari ke depan, YPJI sudah siap dengan program-program kerjanya yang telah tersusun. Selain donasi dalam bentuk sembako dan uang, YPJI juga nantinya akan mengkoordinir pelatihan kewirausahaan, skil terkait jurnalistik maupun pelatihan lainnya.

Andi juga berharap, langkah yang dilakukan YPJI ini bisa mendapat dukungan dari semua pihak yang memiliki kepedulian dengan sesama.

“Doakan kami bisa eksis untuk membantu sesama. Teman-teman jurnalis yang terpuruk dalam kondisi saat ini,” pungkas Andi.

Penulis: Rianz
Editor:Redaksi

Baca Juga