Tiga ABK Belum Ditemukan

Tiga Kapal Sinjai Dihantam Badai di Perairan NTT

Kepala BPBD Sinjai, Drs. Budiaman bersama Plt. Kepala Dinas Sosial, A. Muh. Idnan saat melakukan pendataan dan komunikasi terkait Kapal Nelayan Sinjai yang tenggelam di Perairan NTT. /Ashari/AKURATNEWS
Kepala BPBD Sinjai, Drs. Budiaman bersama Plt. Kepala Dinas Sosial, A. Muh. Idnan saat melakukan pendataan dan komunikasi terkait Kapal Nelayan Sinjai yang tenggelam di Perairan NTT. /Ashari/AKURATNEWS

AKURATNEWS - Akibat Cuaca ekstrem, tiga kapal pencari ikan asal Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan tenggelam di Perairan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Senin petang, 5 April 2021.

"Iya benar, berdasarkan informasi yang kami terima, ketiga kapal ini diantaranya KM Cahaya Rezki 77, KM Brasil 77, dan KM Bulukamase 05. ABK keseluruhan berjumlah 13 orang," ungkap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sinjai, Budiaman saat ditemui AKURATNEWS di ruang kerjanya, Rabu 7 April 2021.

Ketiga kapal nelayan itu kata Budiaman, mengalami kecelakaan laut akibat hantaman ombak saat mencari ikan, yang mana diketahui saat ini cuaca ekstrem dan peringatan BMKG akan siklus seroja.

"Dua kondisi kapal hancur, dan satu diantaranya rusak ringan. Hingga saat ini ada tiga ABK yang belum ditemukan dan yang lainnya selamat. Yang selamat ini masih berlindung di Pulau Rajua, Kecamatan Rajua, Kabupaten Sawu, NTT," jelasnya.

"Tiga ABK yang belum ditemukan ini antara lain Amiruddin, Saiful, dan Abd. Majid. Ketiganya dari KM Brasil 77. Saat ini kami masih intens berkoordinasi dan komunikasi dengan instansi terkait di NTT, semoga saja mereka secepatnya dapat ditemukan," sambung Budiaman.

Berikut Tiga Kapal Nelayan Sinjai beserta ABKnya:

1. KM Cahaya Rezki 77 (Rezki, Reza, Taufik, dan Saleh).
2. KM Brasil 77 (Amiruddin, Saiful, Ifar, Abd. Majid).
3. KM Bulukamase 05 (Ambo Tuo, Kamri, A. Muh. Kasri, Ansar, dan Syahrul Amin

Penulis: Ashari

Baca Juga