Tingginya Kematian Petugas KPPS, DPR Evaluasi Total Pemilu 2019

Foto istimewa.

Jakarta, Akuratnews.com – Kematian petugas KPPS yang mencapai 700 orang lebih mendapat perhatian DPR RI. Pasalnya angka kematian selama pemilu 2019 naik empat kali lipat dari pemilu sebelumnya. Para wakil rakyat akan mengevaluasi total Pemilu 2019.

Anggota Komisi II DPR RI Abdul Hakam Naja hal ini perlu dievaluasi lebih komprehensif, sehingga diketahui penyebab dari tingginya angka kematian tersebut.

"Petugas yang meninggal naik 4 kali lipat dibandingkan pada Pemilu 2014. Tentu DPR sebagai pembuat UU ingin melihat ini lebih komprehensif, kami harus melakukan evaluasi penyebab banyak petugas yang meninggal ini,” kata Hakam di Jakarta, seperti dikutip situs nasional, Jumat (12/7/2019).

“Apakah dari riwayat kesehatannya, atau karena bebannya terlalu berat, atau karena tekanan mental yang begitu besar, karena ada dua event besar, Pileg dan Pilpres,” tambahnya.

Menurut politisi PAN ini, insiden kematian ratusan petugas KPPS akan menjadi bahan evaluasi DPR dalam menyusun UU, apakah Pemilu yang meliputi Pileg dan Pilpres akan tetap digabung atau dipisah.

Karena, menurutnya, ini juga merupakan keputusan dari Mahkamah Konstitusi (MK). Maka itu, dia meminta laporan terkait hal tersebut dari berbagai daerah dan akan dievaluasi secara nasional. “Itu bertujuan agar Pemilu ke depan lebih baik dan tidak lagi mengalami problem yang sama dengan Pemilu 2019,” tandasnya.**

Penulis:

Baca Juga