Tips Merawat Tanaman Hias Indoor

Tanaman Hias
Tanaman Hias

AKURATNEWS - Disadari atau tidak, sebuah ruangan, baik di dalam rumah maupun di kantor, selalu memberikan kesan "kurang berwarna". Warna-warna tersebut biasanya didominasi oleh warna-warna “netral” seperti putih, krem, abu-abu, atau coklat. Seringkali kesannya kurang ceria. Untuk itu, tanaman hias dalam ruangan sering ditambahkan untuk “menghidupkan” suasana dengan menghadirkan warna-warna aktif, seperti hijau, kuning, atau merah.

Apalagi kehadiran beberapa pot tanaman hias indoor juga turut membantu kesegaran ruangan. Diketahui bahwa tanaman menyerap karbon dioksida dan melepaskan oksigen selama proses fotosintesis dan ini membantu menjaga ruangan tetap segar, baik di rumah maupun di kantor.

Hanya saja, untuk mendapatkan hasil yang maksimal, baik dari segi estetika maupun fisik, tanaman yang ditempatkan dalam sebuah ruangan perlu dijaga dan dirawat. Jika tidak, seperti yang lainnya, itu akan rusak dan kemudian mati.

Jika ini masalahnya, maka dia tidak akan dapat melakukan fungsi yang diharapkan darinya. Untuk itu, siapapun yang ingin meletakkan tanaman hias di dalam rungana setidaknya harus mengetahui pengetahuan dasar tentang cara merawatnya.

Ada beberapa tips agar tanaman yang ditaruh di dalam ruangan awet dan tetap asri. Tidak sulit. Silahkan lihat di bawah ini.

Tips Merawat Tanaman Hias Indoor

Kenali

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengenali karakter tanaman yang akan ditempatkan dalam sebuah ruangan. Tumbuhan memiliki ciri khas tersendiri yang berbeda satu sama lain.

Jadi, kenali dulu karakternya.

  • Apakah tanaman membutuhkan banyak cahaya atau dapatkah ia bertahan hidup di ruangan yang minim cahaya?
  • Apakah perlu banyak ruang untuk tumbuh atau bisa diletakkan di atas meja?
  • Apakah perlu banyak disiram atau bisa disemprot saja?

Semua itu harus diketahui sebelum memutuskan masuk atau tidaknya satu atau beberapa tanaman hias pot ke dalam ruangan. Kesalahpahaman dapat membuat kehidupan tanaman cepat berakhir.

Misalnya, bunga mawar cantik bila ditempatkan sebagai pemanis ruangan. Sayangnya, untuk membuatnya mekar secara teratur, dibutuhkan banyak sinar matahari. Itu juga berlaku pada Scindapsus Lucens. Tentunya pada ruangan yang kurang sinar matahari akan membuatnya tidak dapat berkembang dengan baik. Belum lagi duri yang bisa melukai. Jadi, kenali dulu tanaman hias dalam ruangan dan ruangan, apakah cocok atau tidak.

Posisi

Tanaman hias dalam ruangan ditempatkan untuk menjadi penghias tambahan sebuah ruangan. Agar tidak mengganggu aktivitas.

Oleh karena itu, tentunya posisinya harus mampu memberikan nilai tambah dari segi estetika. Menempatkannya di belakang lemari atau sudut yang tidak terlihat tidak akan membuatnya bekerja.

Namun harus diperhatikan juga agar pot tempat tanaman berada tidak boleh mengganggu lalu lintas dan membuat orang tersandung. Bila ditempatkan pada posisi yang tidak tepat, bukan hanya keindahan yang tidak didapat, tetapi juga rawan rusaknya tanaman akibat tertabrak orang. Perhatikan posisi di mana Anda meletakkannya, demi kecocokan dan kenyamanan.

Media Tumbuh

Ya. Media tanam akan memegang peranan penting dalam kehidupan tanaman indoor. Biasanya tanah merupakan salah satu media tanam yang umum digunakan karena murah dan mudah didapatkan.

Sayangnya, terkadang tanah sering menjadi terlalu lembab dan basah setelah disiram. Ini bukan masalah saat berada di luar ruangan karena sinar matahari akan cepat mengeringkannya, tetapi bisa menjadi masalah besar bagi tanaman saat berada di ruangan dengan sedikit sinar matahari. Tanah yang terlalu lembab dapat menyebabkan busuk akar dan membuat tanaman tidak sehat.

Sebaiknya media tanam yang digunakan harus cukup berpori atau mudah mengalirkan air, agar saat dilakukan penyiraman air tidak mengendap di dalamnya. Campuran media tanam dengan pasir atau sekam bakar dapat membuat rongga yang cukup sehingga air langsung mengalir keluar dan tidak tertinggal di dalam pot.

Penyiraman

Tumbuhan membutuhkan air untuk tumbuh. Begitupun tanaman Phytosanitary Certificate. Itu benar. Sama seperti manusia, semua tanaman membutuhkan cairan ini untuk bertahan hidup.

Namun, bukan berarti mereka mau disiram dengan mencucinya setiap hari. Kelebihan air hanya akan membuat media tanam terlalu basah dan efeknya bisa buruk bagi tanaman itu sendiri. Akarnya bisa membusuk dan kemudian menyebabkan kematian.

Bayangkan saja, tanaman kaktus hias yang biasanya bertahan hidup dengan sedikit air di cuaca kering dan banyak sinar matahari, kemudian ditempatkan di ruangan yang kekurangan sinar matahari dan disiram setiap hari. Hasilnya tidak berkembang pesat melainkan akan mengkerut karena busuk.

Perhatikan karakter tanaman dan tidak perlu menyiramnya setiap hari. Terkadang cukup menyemprotkan sedikit air pada permukaan media tanam sudah lebih dari cukup.

Jika perlu, pegang permukaan media tanam atau cungkil sedikit untuk melihat apakah lembab sebelum disiram.

Keringkan secara teratur

Tanaman hias dalam ruangan tetaplah tanaman. Ini akan membutuhkan sinar matahari serta air untuk tumbuh dan bertahan hidup.

Sebaiknya tanaman hias dalam ruangan secara rutin dibawa keluar untuk dijemur di bawah sinar matahari dalam waktu tertentu. Sekali atau dua minggu, pindahkan tanaman hias ke teras yang cerah. Bisa semua sambil menyiram.

Biarkan selama 3-4 hari atau 1 minggu, lalu bawa kembali ke dalam ruangan. Lakukan rotasi tanaman yang dibawa.

Nah, itulah beberapa tips merawat tanaman hias dalam ruangan. Sebenarnya tidak terlalu sulit, namun dibutuhkan sedikit ketelitian dan kepekaan terhadap karakter, situasi, dan kondisi di dalam ruangan untuk mendapatkan hasil yang maksimal.***

Penulis: Redaksi
Editor: Ahyar

Baca Juga