Tangkal ‘Bau Ikan Asin’ Ala Sonia Wibisono

Jakarta, Akuratnews.com - Kalimat 'bau ikan asin'  belakangan ini jadi buah bibir lantaran menjadi pangkal masalah antara Galih Ginanjar dan mantan istrinya Fairuz. Hal ini juga membuat dokter kecantikan Sonia Wibisono ikut berkomentar.

Ia tak menyangkal jika 'bau ikan asin' bisa dialami oleh wanita di organ intim kewanitaannya. Oleh karenanya ia berharap wanita harus bisa memelihara kebersihan serta kecantikan luar dan dalam.

"Bukan hanya luarnya (wajah dan kulit) saja dipelihara, tetapi harus di bagian dalam, yaitu organ intim kewanitaan. Kenapa? Karena organ intim kewanitaan adalah hal yang penting dalam kehidupan wanita," terang Sonia di Jakarta, Sabtu (28/7).

Ia juga mengutarakan bahwa organ tersebut merupakan tempat untuk membahagiakan suami. Disebutnya bahwa hal tersebut sesuai dengan ajaran kitab suci, bahwa istri harus memelihara tubuhnya untuk yang terbaik bagi suami. Terutama untuk menghasilkan keturunan alias mengandung anak.

"Kalau organ intimnya sehat, maka bisa membahagiakan suami dan keharmonisan rumah tangga. Bisa subur dan segera dibuahi anak," lanjut  Sonia.

Lalu, bagaimana caranya agar organ intim sehat, tidak 'bau ikan asin' dan terbebas dari keputihan?

Hal pertama yang dilakukan menurut Sonia adalah, organ intim harus dibasuh dengan sabun dan semprotan khusus organ intim yang bersifat asam dan khusus untuk area sensitif.

"Tidak boleh dengan sabun mandi biasa. Karena organ intim wanita harus bersifat asam, tetapi bisa wangi dan tidak 'bau ikan asin' kalau bebas dari bakteri," jelasnya.

Organ intim wanita memang harus memelihara bakteri baik yang hanya bisa hidup di pH asam. Bakteri baik inilah yang akan melawan bakteri jahat penyebab 'bau ikan asin' dan melawan jamur penyebab keputihan.

Disebutkan Sonia juga, sabun untuk organ intim harus diracik dengan ramuan berisi herbal jenis manjakani untuk merapatkan serta ramuan pepper bittle agar terbebas dari bakteri jahat sehingga tak 'bau ikan asin'.

Sonia sendiri punya ramuan berkhasiat yang berisi 26 herbal Indonesia dan Jepang. Resepnya sendiri bisa diintip di Instagram @drswbeauty.

Ramuan berkhasiat ini tak hanya menghilangkan “bau ikan asin”, namun juga menghilangkan keputihan, gatal gatal, serta merapatkan organ intim wanita.

“Jadi harus dibasuh dengan sabun khusus organ intim. Di-spray dengan spray khusus organ intim, setiap 3-5 kali sehari, dikeringkan," terangnya.

"Penting lho untuk mengeringkan organ intim dan mengganti celana dalam yang basah. Karena tempat yang lembab adalah sarang tumbuh bakteri penyebab 'bau ikan asin'. Juga ditambah dengan minum capsul racikan penghilang 'bau ikan asin',"  pungkasnya.

Penulis: Rianz
Editor: Redaksi

Baca Juga