TK ABA dan GACA, Wujud Konsern Aisyiyah Pada Pendidikan dan Perlindungan Anak

Jakarta, Akuratnews.com - Maraknya tindak kekerasan pada anak belakangan ini terus disikapi serius oleh Pengurus Pusat (PP) Aisyiyah yang merupakan organisasi sayap gerakan wanita Muhamnadiyah.

Sikap serius ini dituangkan dalam program Gerakan Aisyiyah Cinta Anak (GACA) yang merupakan hasil Rakernas PP Aisyiyah beberapa waktu lalu.

"Kita memang sadari, gerakan kita kerap kalah cepat dari pelaku kekerasan itu sendiri, tapi kita juga tetap konsern terhadap upaya perlindungan anak dari kekerasan. Salah satunya lewat program GACA ini," ujar Ketua PP Aisyiyah, Latifah Iskandar di sela-sela  Media Gathering 100 Tahun TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) di Jakarta, Kamis (16/8).

Leading sector GACA adalah Majelis Kesejahteraan Sosial. Dimana setiap terjadi persoalan hingga tingkat hukum, dapat berkoordinasi dengan Majelis Hukum dan HAM Aisyiyah yang punya Posbakum (Pos Bantuan Hukum) di daerah.

Selain perlindungan anak dari kekerasan, PP Aisyiyah menjadikan perayaan 100 Tahun TK ABA sebagai momentum yang baik dan sangat tepat untuk Aisyiyah dalam aksi tolong menolong dalam mewujudkan pendidikan anak usia dini yang ramah anak dan berkualitas.

"Harap dicatat, TK ABA juga sudah lama menerapkan nasionalisme dan lintas batas dalam kiprahnya selama ini," imbuhnya.

TK ABA juga terbukti menjadi pelopor yang dianggap pioneer dalam perhatian dan pelayanannya terhadap pentingnya pendidikan bagi anak usia dini.

Bahkan jauh sebelum pemerintah pusat menggalakkan PAUD sebagai salah satu program penting pendidikan nasional, TK ABA selama 100 tahun telah melahirkan banyak generasi bangsa yang tersebar luas di seluruh negeri bahkan di mancanegara.

"Peran PAUD Aisyiyah begitu besar, bahkan disinyalir telah melayani lebih dari 25 persen populasi anak usia dini di Indonesia," papar Latifah.

Untuk diketahui, perayaan 100 Tahun TK ABA diawali talk show bertajuk 'Pendidikan Anak Usia Dini sebagai Sarana Penanaman Nilai Nasionalisme dan Toleransi'.

Selanjutnya pada 21-22 Agustus 2019 digelar seminar internasional yang bertujuan mengangkat dan mengemukakan keilmuan terkini dan terbaik bagi PAUD di FKIP Universitas Hamka Jakarta.

"Kenapa kita adakan seminar internasional tentang PAUD? Karena sebagai pioner PAUD pertama di Indonesia ingin menunjukan bahwa kita sangat serius dan ingin memaparkan hasil-hasil riset terakhir,” terang Dien Nurmarina Malik Fajar selaku Divisi PAUD Majelis Dikdasmen PP Aisyiyah.

Lalu akan ada Tasyakur Akbar 100 Tahun TK Aisyiyah Busthanul Athfal pada 16 November 2019 di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

Dalam acara Tasyakur Akbar juga akan digelar Aisyiyah Education Expo 2019, Gerakan Philanthrophy 100 Tahun TK Aisyiyah Busthanul Athfal, dan pemberian penghargaan kepada pendidik dan penggiat PAUD Aisyiyah.

Penulis: Rianz
Editor:Ahmad Ahyar

Baca Juga