Toko Modern Berjaringan di Sinjai Cukup, Pemkab Tidak Proses Izin Pemohon Baru

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sinjai, Lukman Dahlan. /Ashari/AKURATNEWS.

AKURATNEWS - Pemerintah Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan akan mempertimbangkan izin baru bagi toko modern atau minimarket berjaringan nasional di wilayah Bumi Panrita Kitta (sebutan Sinjai).

Termasuk perpanjangan izin bagi yang sudah beroperasi, karena tidak menyediakan produk lokal Usaha Kecil Mikro Menengah (UMKM) yang ada di Kabupaten Sinjai.

"Penerbitan izin baru bagi toko modern berjaringan di Sinjai sangat dipertimbangkan untuk dikeluarkan. Namun sejauh ini belum ada permohonan yang masuk soal itu," ungkap Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sinjai, Lukman Dahlan, Selasa (27/7/2021).

Lanjut dikatakan, meskipun nantinya permohonan izin itu ada yang masuk, pihaknya akan menjelaskan ke pihak pemohon bahwa toko modern yang beroperasi di Sinjai sudah cukup.

"Ada enam toko modern berjaringan yang beroperasi di Sinjai dan itu sudah memadai untuk melayani kebutuhan masyarakat. Saat ini tidak ada penambahan. Sekalipun ada permohonan, maka kami tidak akan memprosesnya. Salah satu yang diatur di Perda adalah tidak diperkenankan berdiri di kecamatan," sebutnya.

Soal perpanjangan izin operasi keenam toko modern ini, kata Lukman, juga akan dipertimbangkan kedepan, sebab yang sementara beroperasi tidak menyediakan produk lokal.

"Kita ingin toko modern ini bisa mewadahi produk lokal UMKM Sinjai, kan begitu. Dan itu sesuai harapan pak bupati dalam meningkatkan ekonomi lokal Sinjai," jelasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan ESDM Sinjai, Muh. Saleh mengaku sejauh ini belum menerima permohonan usaha dari toko modern berjaringan.

"Sejauh ini belum ada masuk permohonan soal itu. Meskipun ada, sulit untuk kami proses," singkatnya.

Penulis: Ashari

Baca Juga