Tolak Anarkisme, Elemen Masyarakat Surabaya Lakukan Deklarasi dan Pernyataan Sikap

Surabaya, Akuratnews.com - Guna mendukung program Jogo Suroboyo, dalam hal ini menolak aksi anarkisme dalam menyampaikan pendapat, sebelas element masyarakat di Surabaya lakukan deklarasi, Jumat (16/10/20).

Deklarasi serta pernyataan sikap tersebut, dilakukan di gedung Bharadaksa Mapolrestabes Surabaya.

Diantaranya hadir pula organisasi keagamaan dan ormas, seperti MUI Kota Surabaya, NU, Muhammadiyah, FKUB, KOKAM, Banser, Ansor dan Pemuda Pancasila.

Ditemui usai deklarasi, Kapolreatabes Surabaya, Kombes Pol Jhonny Edison Isir mengatakan, hal tersebut merupakan spirit dan komitmen dalam menolak aksi anarkisme di wilayah Hukumnya.

"Ini merupakan bukti, semua elemen di Surabaya tidak setuju terhadap berbagai bentuk anarkisme, dalam menyampaikan pendapat di depan umum," terang Isir.

Menurut Isir, tidak ada larangan untuk menyampaikan pendapat. Namun harus sesuai dengan koridor hukum yang ada di Indonesia.

"Boleh menyampaikan pendapat umum, sesuai dengan aturan moral yang berlaku, tetap sejalan dengam undang-undang nomor 9 Tahun 98," kata perwira asal Papua ini.

Artinya lanjut Isir, tetap menjaga dan menghormati hak dan kebebasan orang lain, serta keutuhan kesatuan, juga persatuan bangsa.

Pamen yang memiliki tiga melati di pundaknya ini menegaskan, Indonesia adalah negara Demokratis dan penyampaian pendapat di muka umum dilindungi oleh undang-undang.

"Indonesia negara demokratis, siapapun berhak menyampaikan pendapat di depan umum, namun tetap sejalan dengam undang-undang," tegas mantan Kapolrestabes Medan tersebut.

Penulis:

Baca Juga